Pikiran Rakyat
USD Jual 14.644,00 Beli 14.546,00 | Cerah berawan, 28.4 ° C

Terus Meningkat, Jumlah Masyarakat Desa Dilindungi Jaminan Sosial

Satrio Widianto

JAKARTA, (PR).- Dalam rangka memberi perlindungan jaminan sosial, karena risiko sosial dapat terjadi kaoan saja dan dimana saja, Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan terus memperbanyak Desa Sadar Jaminan Sosial di seluruh Indonesia. Dalam dua tahun ini sejak program itu dicanangkan, sudah ada 477 Desa Sadar Jaminan Sosial secara Nasional, dimana 276 desa di bentuk pada tahun 2017 dan 201 desa pada tahun 2018.

“Kami berharap melalui program ini, semakin banyak masyarakat pekerja di seluruh Indonesia yang terlindungi jaminan sosial ketenagakerjaan yang diselenggarakan BPJS Ketenagakerjaan," kata Dirut BPJS Ketenagakerjaan Agus Susanto saat pemberian penghargaan kepada Desa Sadar Jaminan Sosial Ketenagakerjaan Terbaik 2018, di Jakarta, Rabu 5 Desember 2018.

Program Desa Sadar Jaminan Sosial Ketenagakerjaan merupakan program strategis dari BPJS Ketenagakerjaan dalam rangka memberikan informasi dan edukasi akan pentingnya Jaminan Sosial Ketenagakerjaan kepada masyarakat pekerja di Desa, guna meningkatkan kesejahteraan warga di Desa melalui program Jaminan Kecelakaan Kerja, Jaminan Hari Tua, Jaminan Pensiun dan Jaminan Kematian.

Menurut Agus, penilaian penghargaan didasarkan pada aspek diseminasi, aspek regulasi, aspek inisiatif dan aspek coverage yang telah dilakukan oleh masing-masing pemerintah daerah dan pemerintah desa, yang masuk dalam program desa sadar jaminan sosial Ketenagakerjaan.

"Penyelenggaraan program ini sejalan dengan kebijakan pemerintah, untuk membangun Indonesia dari pinggiran dan memperkuat daerah dan desa dalam kerangka negara dan kesatuan, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui jaminan sosial untuk seluruh rakyat," kata Agus.

Bermanfaat



Pemberian penghargaan itu juga dalam rangka HUT ke-41 BPJS Ketenagakerjaan. Sebanyak 8 desa terpilih sebagai Desa Sadar Jaminan Sosial Ketenagakerjaan terbaik tahun 2018,  yaitu Desa Lerep Kab. Semarang, Desa Karangloe Kab. Tuban, Desa Rambah Hilir Kab. Rokan Hulu, Desa Cetakgayam Kab. Jombang, Desa Mekar Jaya Kab. Tanah Bumbu, Desa Mulia Kencana Kab. Mimika, Desa Hessa genting Kab. Kisaran, dan Desa Latuhalat Kota Ambon.

Bupati Jombang Hj. Mundjidah Wahab yang salah satu desanya terpilih sebagai yang terbaik, menyatakan terima kasih kepada BPJS Ketenagakerjaan yang telah membuat program Desa Sadar Jaminan Sosial Ketenagakerjaan. Dia menilai,  program tersebu tsangat bermanfaat bagi masyarakat termasuk yang berada di desa.

Menurut Mundjidah, manfaat menjadi peserta BPJS Ketenagakerjaan sudah terbukti. "Ada salah satu warga kami yang baru menjadi peserta BPJS KT kemudian tak lama meninggal. Ahli waris almarhum  mendapat jaminan Rp 28 juta. Belum lagi anaknya mendapat beasiswa hingga sarjana," ujarnya.

Sejauh ini pemerintah daerah dan pemerintah desa tidak membayarkan premi kepesertaan. "Warga di desa  membayar sendiri untuk menjadi peserta. Mereka mau membayar karena banyak manfaatnya," tutur Mundjidah. Oleh karena itu, pemerintah daerah akan terus menyebarkan program tersebut di seluruh wilayah Jombang yang memiliki 302 desa da 4 kelurahan.***

Bagikan: