Pikiran Rakyat
USD Jual 14.210,00 Beli 13.910,00 | Sebagian cerah, 27.6 ° C

Pelemahan Rupiah dan Isu Perang Dagang AS-Tiongkok Masih Akan Warnai Perekonomian Global

Yulistyne Kasumaningrum
WAKIL Ketua Kadin Jabar Memed Murzid (kedua kiri), berbincang dengan Deputi Direktur Kantor Perwakilan Bank Indonesia Perwakilan Jawa Barat Dudi Dermawan sebelum memaparkan materinya, pada Economic Outlook Seminar, di Aula Gedung Rektorat Unpad, Jalan Dipatiukur, Kota Bandung, Selasa, 27 November 2018. Seminar yang juga menghadirkan Akademisi Unpad Rudi Kurniawan sebagai pembicara itu, mengangkat tema Perekonomian Jabar, Indonesia, dan Dunia 2019.*
WAKIL Ketua Kadin Jabar Memed Murzid (kedua kiri), berbincang dengan Deputi Direktur Kantor Perwakilan Bank Indonesia Perwakilan Jawa Barat Dudi Dermawan sebelum memaparkan materinya, pada Economic Outlook Seminar, di Aula Gedung Rektorat Unpad, Jalan Dipatiukur, Kota Bandung, Selasa, 27 November 2018. Seminar yang juga menghadirkan Akademisi Unpad Rudi Kurniawan sebagai pembicara itu, mengangkat tema Perekonomian Jabar, Indonesia, dan Dunia 2019.*

BANDUNG, (PR).- Ketidakpastian ekonomi global, fluktuasi nilai tukar rupiah, dan perang dagang antara AS-Tiongkok menjadi sejumlah isu yang dicermati didalam kegiatan seminar ekonomi outlook, Selasa, 27 November 2018. Kegiatan yang merupakan kolaborasi antara Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Padjadjaran dengan Harian Umum Pikiran Rakyat diharapkan akan mampu memotret tantangan serta peluang sepanjang 2019.

Bertindak sebagai pembicara Deputi Direktur Kantor Perwakilan Bank Indonesia Perwakilan Jawa Barat Dudi Dermawan, Wakil Ketua Kadin Jabar Memed Murzid, dan Akademisi Unpad Rudi Kurniawan, serta moderator Wakil Pemimpin Redaksi PR Erwin Kustiman.

Pada kegiatan ini juga ditandatangani Nota Kesepahaman (MOU) antara Pikiran Rakyat dengan Universitas Padjadjaran. Penandatanganan dilakukan oleh Direktur Utama Pikiran Rakyat Perdana Alamsyah dan Wakil Rektor Bidang Riset Pengabdian Kepada Masyarakat, Kerjasama, Inovasi, dan Usaha Keri Lestari. 

Dekan FEB Unpad Yudi Azis mengatakan perekonomian Indonesia pada 2019 diperkirakan masih akan menghadapi tantangan. Pelemahan rupiah dan isu perang dagang yang terjadi antara Amerika Serikat dengan Tiongkok masih akan mewarnai perekonomian global kedepan. 

Berbagai hal tersebut tentunya akan memengaruhi perekomian Indonesia. Apalagi jika merujuk pada berbagai data yang ada, kondisi yang dialami Indonesia hingga menjelang penghujung 2018 lebih dominan dipengaruhi oleh kondisi eksternal. 

"Isu-isu diatas yang sama-sama harus dicermati untuk kemudian bisa memberikan rekomendasi dan masukan yang bermanfaat bagi para pemangku kepentingan agar roda perekonomian dapat bergerak optimal," ujarnya.***

Bagikan: