Pikiran Rakyat
USD Jual 14.325,00 Beli 14.025,00 | Umumnya berawan, 28.7 ° C

Kredit Usaha Rakyat di Kabupaten Bekasi Tumbuh 20%

Tommi Andryandy
PETUGAS mengecek kesiapan sarana pengundian pada acara "Panen Hadiah Simpedes" yang digelar BRI Cabang Tambun di Kantor Desa Sukadanau Kecamatan Cikarang Barat.*
PETUGAS mengecek kesiapan sarana pengundian pada acara "Panen Hadiah Simpedes" yang digelar BRI Cabang Tambun di Kantor Desa Sukadanau Kecamatan Cikarang Barat.*

CIKARANG, (PR).- Kredit usaha rakyat di Kabupaten Bekasi menunjukkan pergerakan positif. Hingga September 2018 lalu, pertumbuhan KUR telah mencapai angka 20 persen.

Hal tersebut diungkapkan Asisten Manager Bisnis Mikro Bank Rakyat Indonesia Cabang Tambun, Bekasi, Agus Setiawan. Menurut dia, pertumbuhan ini menjadi tren positif karena tidak terpengaruh tingginya nilai tukar dolar AS.

“Jika melihat trennya ini sangat luar biasa. Meski nilai tukar dolar sedang tinggi tapi justru kekuatan perekonomian, jika dinilai dari para usaha-usaha mikro justru kuat dan stabil,” kata Agus saat ditemui di sela pengundian “Panen Hadiah Simpedes” di halaman Kantor Desa Sukadanau Kecamatan Cikarang Barat Kabupaten Bekasi.

Diungkapkan Agus, saat ini jumlah nasabah BRI Cabang Tambun sudah mencapai 180.000 nasabah. Dari jumlah tersebut, tercatat ada 17.000 nasabah yang mengajukan pinjaman dengan total pinjaman mencapai Rp 500 miliar.

“Dari jumlah tersebut, 8.500 sampai 9.000 nasabah itu merupakan yang mengajukan kredit usaha rakyat atau KUR. Ini pertumbuhan yang luar biasa, karena mengalami pertumbuhan hingga 20 persen,” ujarnya.

Kenaikan tersebut, lanjut dia, dihitung jumlah nasabah yang telah naik kelas dari semula KUR menjadi kredit umum. “Artinya yang semula nasabah itu mengajukan KUR, karena kini usahanya sudah meningkat dan prospeknya bagus, maka mereka mengajukan kredit lainnya berupa kredit umumnya yang nilainya lebih besar,” kata dia.

Seperti diketahui, KUR merupakan program bantuan modal dari pemerintah pusat dengan bunga rumah yakni 7 persen per tahun. Menurut Agus, selain pertumbuhan dari sisi nasabah, penyaluran KUR pun telah mencapai 100 persen tahun ini.

“Kami BRI Tambun mendapat bagian untuk KUR sebesar Rp 150 miliar, dan dalam waktu kurang dari setahun, tepatnya sampai akhir September kemarin sudah seluruh tersalurkan. Maka kami tinggal menunggu, jika kami diberi kepercayaan anggaran dari pusat lagi, tentu akan kami salurkan,” ucap Iwan.

Terbesar



Menurut dia, BRI Tambun menjadi salah satu cabang dengan penyaluran terbesar. Hal itu dikarenakan karakteristik masyarakat yang mendukung. “Belum lagi kan di sini lokasinya ada pasar induk, maka pertumbuhan perekonomiannya lebih baik. Mayoritas yang mengajukan pinjaman berasal dari mereka yang usahanya jual beli, warung sama pedagang sayuran,” ucapnya.

Pertumbuhan itu pun, lanjut dia, tidak terlepas diluncurkannya aplikasi BRI Spot yang dapat mengajukan pinjaman melakukan telepon genggam. “Seperti ini, ada pengajuan masuk melalui aplikasi lalu dapat tembusan ke saya, saya sendiri bisa langsung memutuskannya, disetujui atau tidak. Sampai tadi jam 11 saja sudah lebih dari 10 yang saya putuskan,” ucapnya.

Dalam kesempatan tersebut, BRI Tambun memberikan sejumlah hadiah bagi para nasabah yang beruntung. Terdapat hadiah utama berupa dua unit mobil Suzuki Ertiga serta 12 sepeda motor Yamaha Mio. “Ini merupakan apresiasi kami kepada nasabah setia. Program ini rutin yang diundi setahun dua kali, atau setiap enam bulan,” ucapnya. ***

Bagikan: