Pikiran Rakyat
USD Jual 14.034,00 Beli 14.132,00 | Berawan, 21.1 ° C

2019, Sektor Properti Diprediksi Lebih Cerah

Ai Rika Rachmawati
Maket rumah dipamerkan saat pameran properti di Jakarta, beberapa waktu lalu.*
Maket rumah dipamerkan saat pameran properti di Jakarta, beberapa waktu lalu.*

BANDUNG, (PR).- Kendati 2019 adalah tahun politik, sektor properti diprediksi akan tumbuh positif dibandingkan tahun ini. Kondisi itu dimungkinkan karena kebutuhan rumah terus meningkat setiap tahunnya.

Demikian diungkapkan Assistant Vice President Strategic Residential Marketing Agung Podomoro Land, Agung Wirajaya, di Bandung, Jumat, 5 Oktober 2018. Kendati demikian, menurut dia, untuk tahun ini hingga pertengahan semester II, secara umum pertumbuhan sektor properti masih relatif stabil dibandingkan tahun sebelumnya. 

"Akan tetapi, banyak juga pengembang yang mencatat kinerja positif, salah satunya Podomoro Park Bandung," katanya.

Menurut dia, positifnya kinerja salah satu bisnis unit Agung Podomoro Land (APL) tersebut karena 80% konsumennya adalah end user. Mereka membeli rumah untuk kepentingan tempat tinggal, bukan investasi.

"Kalau untuk investasi, biasanya pembeli lebih memperhitungkan berbagai faktor, baik kondisi ekonomi, sosial, maupun politik," tuturnya.

Pertimbangan tersebut membuat pembelian rumah untuk keperluan investasi pada tahun politik mengalami perlambatan. Investor biasanya wait and see, melihat perkembangan berbagai sektor.

Infrastruktur

Potensi pertumbuhan positif sektor properti tahun depan, menurut Agung, juga tidak terlepas dari infrastruktur. Ia menilai, kondisi infrastruktur menjadi salah satu kunci utama dalam siklus properti. 

"Melihat kondisi infrastruktur saat ini, terutama di wilayah Bandung, kami oprimistis, pertumbuhan sektor properti akan mengalami peningkatan signifikan," tuturnya.

Salah satu penunjangnya, menurut dia, adalah pembangunan elevated tol Jakarta - Bandung yang saat ini telah mencapai 50%. Elevated tol tersebu diperkirakan akan rampung pada 2019.

"Keberadaan elevated tol ini akan menggenjot pertumbuhan properti di wilayah Bandung Selatan," tuturnya.

Hal itu pulalah, menurut Agung, yang membuat Podomoro Park optimistis, produknya mampu terus diserap oleh pasar. Apalgi, posisinya berada di jalur utama Kota Bandung menuju Bandung Selatan.

Sementara itu, pada 30 September lalu Podomoro Park Bandung menggelar Seminar "Membesarkan Anak Zaman Now: Gadget vs Engklek”. Assistant General Manager Marketing Podomoro Park, Tedi Guswana, mengatakan, seminar tersebut dinilai sesuai dengan katakteristik perumahan tersebut yang mengusung konsep sinergi dengan alam.***

Bagikan: