Pikiran Rakyat
USD Jual 14.619,00 Beli 14.521,00 | Berawan, 22.6 ° C

Masih Banyak Perempuan Takut Berbisnis Online

Asep Budiman
Talkshow and Beauty Class Komunitas Srikandi Bukalapak di kawasan Jalan Sumatra, Kota Bandung, Sabtu, 18 Agustus 2018.*

BANDUNG, (PR).- Di tengah meningkatnya tren e-commerce, ternyata baru sedikit perempuan yang terjun ke bisnis online. Community Program Manager Bukalapak, Mayang Puspita, mengatakan, dari 3 juta pelapak di Bukalapak di seluruh Indonesia, baru 20% pelapak perempuan. Sementara jumlah komunitas pelapak tersebar di 103 kota/kabupaten di Indonesia.

Untuk itu, dia menuturkan, Bukalapak mengajak perempuan Indonesia untuk berani membuka lapak jualan online dan bergabung dengan komunitas Srikandi Bukalapak.

"Banyak perempuan Indonesia yang masih takut jualan. Bukalapak adalah marketplace yang peluangnya terbuka luas, juga dilindungi policy (undang-undang)," ucap Mayang di sela-sela Talkshow and Beauty Class Komunitas Srikandi Bukalapak di kawasan Jalan Sumatra, Kota Bandung, Sabtu, 18 Agustus 2018.

Dia menjelaskan, sebanyak 4.000 pelapak yang tergabung di dalam komunitas keseluruhan. Namun, pelapak perempuan yang tergabung dalam komunitas baru sekitar 1.000 orang. 

Pihaknya mengajak perempuan untuk memulai berbisnis online dengan membuka lapak di Bukalapak. Mereka bisa bergabung dengan komunitas Srikandi Bukalapak untuk semakin berkembang dan menjadi womanpreneur andal yang dapat menginspirasi.

"Bukalapak memiliki network yang luas untuk pedagang, juga bisa memberi dampak riil secara ekonomi. Komunitas Srikandi ini bisa memperkuat bisnis pelapak perempuan," ujarnya.

Untuk memupuk keberanian dan kepercayaan diri perempuan di Indonesia, pihaknya melakukan roadshow ke komunitas Srikandi Bukalapak di beberapa kota, antara lain Jakarta, Makassar, dan Bandung. Ada pula program kerja sama dengan Kementerian Kominfo dan salah satu bank untuk memperkenalkan bisnis online kepada UMKM di 20 kota.

Menurut dia, jumlah komunitas pelapak di Bandung paling besar dibandingkan dengan kota-kota lain. Ada lebih dari 100 komunitas yang tercatat di Bukalapak. Sementara pelapak Kota Bandung paling banyak menjual produk fahion, gadget, dan makanan.

"Kegiatan hari ini fokus ke talkshow beauty and fashion. Talkshow ini berdasarkan assessment dan polling. Kebetulan Srikandi Bandung ingin talkshow tentang beauty and fashion," tuturnya.***

Bagikan: