Pikiran Rakyat
USD Jual 14.116,00 Beli 14.214,00 | Umumnya cerah, 22.6 ° C

Pelaku Usaha Kreatif Bandung Pamerkan Produk di Makerfest 2018

Yulistyne Kasumaningrum
PARA pelaku usaha kreatif Kota Bandung memamerkan idenya di acara Makerfest 2018 di di Lapangan Pussenif PPI, Sabtu-Minggu, 4-5 Agustus 2018.*
PARA pelaku usaha kreatif Kota Bandung memamerkan idenya di acara Makerfest 2018 di di Lapangan Pussenif PPI, Sabtu-Minggu, 4-5 Agustus 2018.*

BANDUNG, (PR).- Rangkaian ajang pameran dan workshop kreator lokal Makerfest 2018 resmi digelar di Bandung. Sebanyak 30 kreator lokal dari Bandung dan sekitarnya mendapatkan kesempatan menjual dan mempresentasikan ide uniknya kepada masyarakat lewat festival Makerfest City Big Bang yang digelar di Lapangan Pussenif PPI, Sabtu-Minggu, 4-5 Agustus 2018.

PR Comitte Makerfest Siti Fauziah mengatakan, Makerfest merupakan platform independen yang memiliki misi untuk mencari, mengedukasi, dan menginspirasi kreator Indonesia. Gelaran ini merupakan panggung baik offline maupun online para kreator lokal yang diharapkan dapat mendorong bisnis para pengusaha UMKM tersebut menjadi lebih baik lagi.

“Makerfest hadir sebagai panggung online dan panggung offline bagi para kreator Indonesia untuk merealisasikan dan mengembangkan ide usaha kreatif mereka. Kami berharap ajang ini mampu berkontribusi terhadap penciptaan ekosistem bisnis yang lebih kondusif sehingga lebih banyak lagi usaha kecil yang dapat tumbuh menjadi industri lalu dari industri menjadi brand masa depan Indonesia yang mendunia,” ujarnya saat konferensi pers di Bandung, Sabtu 4 Agustus 2018.

Pada gelaran ini, kreasi yang dihadirkan cukup beragam mulai dari produk fashion, aksesoris, tanaman hias, perawatan tubuh, hingga kamera lubang jarum dari bahan dasar kayu Jati dari limbah furniture rumah tangga yang sudah tidak terpakai.

Selain bazar, workshop dan kompetisi, Markerfest bekerja sama dengan TopCommunity (sebutan komunitas seller Tokopedia) Bandung turut menyelenggarakan program bantuan sosial untuk komunitas difabel yang tergabung di Kelompok Kreativitas Difabel Bandung.

Dalam kesempatan ini, makerfestdan TopCommunity memberikan pelatihan, serta bantuan alat produksi untuk pembuatan produk kerajinan tangan.

Salah satu kolaborator Makerfest 2018 Bandung, Arifin Windarwan, Co Founder UNKL347 mengatakan, saat ini semakin banyak peluang bisnis yang terbuka untuk dimanfaatkan seiring dengan adanya perkembangan teknologi.

Ia berharap melalui Makerfest, semakin banyak kreator lokal yang terdorong untuk memulai dan mengembangkan usahanya sehingga mampu memberikan dampak positif terhadap masyarakat.

Siti Fauziah menyatakan, setelah empat kota yang didatangi, Makerfest akan hadir di 4 kota lainnya termasuk Yogyakarta, Surabaya, Denpasar dan Makassar. Di setiap kota, makerfest memberikan edukasi dan pendampingan usaha sehingga kreator lokal mampu lebih siap menghadapi berbagai peluang dan tantangan, termasuk dalam hal strategi bisnis, branding, pemasaran, dan permodalan.

Di puncak acara Makerfest pada Desember 2018 mendatang, tiga kreator lokal terbaik dari Bandung dan sekitarnya akan berkompetisi dengan 21 kreator lokal terpilih dari kota-kota lainnya. Mereka akan memperebutkan hadiah utama berupa modal usaha sebesar Rp 1 miliar, juga pendampingan usaha dalam bentuk konsultasi branding dan marketing campaign, kolaborasi eksklusif dengan pelaku industri kreatif nasional, serta akses ke pameran dan jalur distribusi internasional.***

Bagikan: