Pikiran Rakyat
USD Jual 14.006,00 Beli 14.104,00 | Cerah berawan, 27.4 ° C

Gangguan Satelit Telkom 1, Bank Indonesia Turun Tangan

Muhammad Ashari

JAKARTA, (PR).- Bank yang layanannya terganggu karena masalah satelit Telkom 1 diminta untuk beralih ke satelit alternatif. Sejauh ini, alternatif satelit yang ada adalah Telkom 2 dan Telkom 3S.

Gubernur Bank Indonesia Agus Martowardojo mengatakan, telah melakukan koordinasi dan pembahasan dengan pihak-pihak terkait setelah gangguan satelit berdampak kepada layanan perbankan, Jumat 25 Agustus 2017 lalu. Terakhir, BI telah mendengarkan laporan tindak lanjut dari Telkom, Senin 28 Agustus 2017 pagi.

Selain Telkom, BI juga telah melakukan pembahasan dengan provider jaringan, OJK (Otoritas Jasa Keuangan) dan perbankan. "Kami mengharapkan antena-antena yang tadinya diarahkan ke satelit Telkom 1 bisa dipindahkan ke satelit alternatif supaya layanan kembali berfungsi," katanya di Istana Kepresidenan, Senin 28 Agustus 2017.

Agus menambahkan, BI mempersiapkan satuan jajaran kerja BI untuk mendukung sistem pembayaran, baik itu sistem kliring, sistem RTGS atau pengelolaan uang, agar tidak ada hambatan dari kondisi yang dialami satelit Telkom 1.

Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan Wimboh Santoso menyampaikan apresiasinya kepada bank yang tidak mengenakan biaya ketika pengguna ATM menarik uangnya di ATM bank lain selama adanya gangguan satelit. Menurut dia, langkah-langkah tersebut akan diikuti oleh bank-bank BUMN.

Wimboh mengatakan, upaya mitigasi telah dilakukan ketika satelit Telkom 1 mengalami gangguan. Terlebih, saat ini terdapat satelit-satelit alternatif yang bisa digunakan oleh perbankan supaya layanan maupun bisnisnya tidak terganggu.

Pasokan uang tunai aman



Bank Indonesia juga memastikan pasokan kebutuhan uang tunai bagi masyarakat tidak terganggu akibat adanya ‎pergeseran pointing antena satelit Telkom. Sebab ATM yang mengunakan jaringan tersebut hanya sebagian kecil.

"Kebutuhan uang tunai tidak ada masalah krn yang terganggu bukan mayoritas atm‎," ujar Deputi Gubernur Bank Indonesia Mirza Adityaswara di Yogyakarta. Dia mengatakan, BI sudah menerima laporan terkait adanya gangguan satelit Telkom tersebut. Hal itu mengakibatkan gangguan jaringan ribuan ATM di beberapa bank.

Menurut Mirza, BI sebagai otoritas memastikan bank tersebut harus segera memindahkan jalur jaringannya. Dengan demikian, ATM yang mengalami gangguan bisa berfungsi kembali seperti semula.

"Kami di BI memastikan bahwa sistem pembayaran di BI tetap terjaga aman. Telkom juga telah melakukan upaya maksimum untuk memindahkan jalur ke resolusi yang baru," kata dia.‎ (Tia Dwitiani Komalasari)***

Bagikan: