Pikiran Rakyat
USD Jual 14.317,00 Beli 14.219,00 | Sebagian berawan, 18.5 ° C

Kunjungan Wisatawan Mancanegara Tumbuh 20 Persen

Yulistyne Kasumaningrum
Musyawarah Nasional Khusus (Munasus) Anggaran Dasar/Anggaran Rumah Tangga ASITA Indonesia dengan tema "Menjadikan ASITA Lebih Profesional dan Bermartabat" di Bandung, Selasa, 18 Juli 2017. Acara dibuka langsung Wakil Gubernur Jabar Deddy Mizwar.*
Musyawarah Nasional Khusus (Munasus) Anggaran Dasar/Anggaran Rumah Tangga ASITA Indonesia dengan tema "Menjadikan ASITA Lebih Profesional dan Bermartabat" di Bandung, Selasa, 18 Juli 2017. Acara dibuka langsung Wakil Gubernur Jabar Deddy Mizwar.*

BANDUNG, (PR).- Angka kunjungan wisatawan asing ke tanah air mencatatkan pertumbuhan positif sepanjang semester I-2017. Tercatat, selama periode tersebut kunjungan wisatawan asing ke nusantara tumbuh 20 persen. Angka tersebut melampaui pertumbuhan yang dibukukan negara kompetitor seperti Malaysia dan Thailand.

Demikian diungkapkan Asisten Deputi Pengembangan Pasar Eropa, Timur Tengah, Amerika, dan Afrika, Kementrian Pariwisata Nia Niscaya saat Musyawarah Nasional Khusus (Munasus) Anggaran Dasar/Anggaran Rumah Tangga ASITA Indonesia dengan tema "Menjadikan ASITA Lebih Profesional dan Bermartabat" di Bandung, Selasa, 18 Juli 2017. Acara dibuka langsung Wakil Gubernur Jabar Deddy Mizwar.

Kendati demikian, pertumbuhan yang dibukukan tersebut masih tertinggal dibandingkan Vietnam. Dikatakan kunjungan wisman ke Vietnam pada periode yang sama tumbuh 24 persen. Hal itu menurutnya dikarenakan sejumlah strategi yang diterapkan pemerintah Vietnam, seperti deregulasi besar-besaran dan pertumbuhan penerbangan bertarif rendah atau low cost carrier (LCC)

“Secara angka absolut memang maish lebih rendah tetapi tetap harus berhati-hati karena yang diperhatikan adalah perkembangan kedepan,” katanya.

Nia mengakui catatan positif yang dimiliki Vietnam memberi banyak pelajaran bagi pihaknya. Oleh karena itu selama beberapa waktu terakhir pemerintah juga melakukan deregulasi semau regulasi edmi kemudahan pencapaian target wisatawan. Misalnya penurunan tarif parkir kapal pesiar dan menghadirkan paket stimulus bagi penerbangan bertarif rendah.

Ketua Umum Asita Indonesia Asnawi Bahar mengatakan Munassus digelar dalam rangka meningkatkan performa Asita. Kegiatan tersebut merupakan amanat organisasi yang harus dilakukan untuk menjawab tantangan pariwisata kekinian.

" Tujuannya adalah menyesuaikan program kami dengan dinamika pariwisata Indonesia yang ada saat ini agar semakin kuat dan solid di tengah perkembangan zaman. Munasus diharapkan menghasilkan AD/ART yang baik untuk organisasi," kata Asnawi.

Dia menambahkan program yang sesuai dengan tren masa kini juga harus diselaraskan dengan AD/ART yang ada agar selaras dengan peraturan yang ada dan tidak menguntungkan kepentingan pribadi dan kelompok.

"ASITA juga harus selaras dengan program dan target Kementerian Pariwisata tahun 2019 mendatang," katanya. ***

Bagikan: