Pikiran Rakyat
USD Jual 14.603,00 Beli 14.505,00 | Berawan, 24.5 ° C

Setelah Masa Amnesty, Wajib Pajak Bandel Akan Ditindak Tegas

Riesty Yusnilaningsih

BEKASI, (PR).- Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pajak Jawa Barat II bersiap mengambil tindakan tegas berupa penegakan hukum seiring segera berakhirnya masa pengampunan pajak pada 31 Maret 2017. Namun diharapkan, sisa waktu yang ada bisa dimanfaatkan semaksimal mungkin oleh wajib pajak untuk melaporkan harta yang selama ini masih 'tersembunyi'.

"Memanfaatkan waktu tersisa untuk ikut pengampunan jauh lebih menguntungkan, karena belum diberlakukan tindakan tegas dan denda yang diberlakukan pun masih rendah," kata Kepala Kanwil DJP Jabar II Adjat Djatnika saat menggelar konferensi pers, Selasa, 21 Maret 2017.

Adjat mengatakan, tindakan tegas tersebut bisa diambil berbekal sejumlah dokumen penting seputar kepemilikan harta wajib pajak berikut sejumlah kemudahan akses yang telah diperingan Otoritas Jasa Keuangan. Dokumen dimaksud berupa data dari Sistem Informasi Debitur, Badan Pertanahan Nasional, Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia, kependudukan, transaksi Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan. 

Selain itu juga data lain dari Instansi, Lembaga, Asosiasi, dan Profesi. 

DJP Jabar II juga kini mendapat kemudahan akses Aplikasi Usulan Buka Rahasia Bank dan Aplikasi Buka Rahasia Bank yang lebih singkat dari semula waktu proses enam bulan menjadi hanya dua minggu.

"Wajib pajak tidak bisa lagi bersembunyi, karena dengan akses data-data tersebut, kami bisa tahu yang sebenarnya dan dijadikan dasar untuk mengambil langkah penindakan," katanya.

Adjat menyebutkan, ada kelompok wajib pajak yang akan menjadi target prioritas penindakan. Mereka ialah wajib pajak yang tidak memanfaatkan masa pengampunan pajak, padahal memiliki harta banyak yang belum dilaporkan. Selain itu juga wajib pajak yang sulit dihubungi serta yang enggan mencicil tunggakan pajaknya.

Kepala Seksi Kerja Sama dan Hubungan Masyarakat Kanwil DJP Jabar II Dedi Suartono menambahkan, selama waktu-waktu akhir masa pengampunan pajak, sepanjang Maret 2017 kantor layanan pajak tetap beroperasi pada Sabtu dan Minggu hingga pukul 14.00 WIB. Kemudian pada 30-31 Maret 2017, layanan pajak dibuka hingga pukul 24.00 WIB. ***

Bagikan: