Pikiran Rakyat
USD Jual 14.285,00 Beli 14.187,00 | Sedikit awan, 26.3 ° C

Belanja Permata Kini Bisa Online

Yulistyne Kasumaningrum
TIGA founder dan CEO PT Lino Walden Teknologi (tengah) berfoto setelah acara peluncuran situs jual beli perhiasan emas dan permata, Whizliz.com di Hotel Zest, Jalan Sukajadi, Kota Bandung, Jumat 2 Desember 2016.*
TIGA founder dan CEO PT Lino Walden Teknologi (tengah) berfoto setelah acara peluncuran situs jual beli perhiasan emas dan permata, Whizliz.com di Hotel Zest, Jalan Sukajadi, Kota Bandung, Jumat 2 Desember 2016.*

BANDUNG, (PR).- Potensi pasar Indonesia sangatlah besar dan menarik. Jumlah masyarakat kelas menengah yang terus tumbuh membuat Indonesia semakin dilirik menjadi pasar yang seksi bagi investor dan bisnis. Setiap tahun diperkirakan ada 8-9 juta orang yang naik menjadi kelas menengah.

"Tercatat saat ini ada sekitar 74 juta masyarakat kelas menengah dan diperkirakan pada 2020 mendatang naik menjadi dua kali lipat," ujar CEO PT Lino Walden Teknologi (Whizliz) Ivan Lingga, di Hotel Zest, Jalan Sukajadi, Kota Bandung, Jumat 2 Desember 2016. Whizliz adalah platform jual beli produk perhiasan, termasuk emas dan permata.

Ivan mengatakan, perkembangan tersebut tentunya sangat menarik, termasuk pada bisnis perhiasan. Apalagi selain jumlah yang terus meningkat, saat ini masih banyak market potensial lainnya yang belum tergarap melalui pendekatan konvensional sehingga pihaknya fokus merambah bisnis e-commerce perhiasan.

"Diharapkan dengan pendekatan ini akan semakin banyak konsumen yang terlayani. Khususnya pasar yang berada di luar Jabar dan Jawa yang selama ini memang masih memiliki porsi terbesar. Kemudian pemain yang merambah bisnis ini pun masih sedikit sekali," ujarnya.

Oleh karena itu, Ivan menuturkan dengan potensi yang masih begitu luas, mereka menargetkan pertumbuhan yang cukup besar. Setiap tahun selama lima tahun ke depan pihaknya menargetkan pertumbuhan hingga lima kali lipat. "Sejumlah strategi tentunya kami siapkan, seperti variasi produk yang beragam, ready stok, serta program lainnya. Selain itu tentunya semua kami persiapkan dengan baik, melalui riset dan target pasar pun harus tepat," ucapnya.

Sebelumnya, Ivan menyebutkan mengutip data dari Asosiasi Pengusaha Emas dan Permata permintaan perhiasaan di tanah air sangat besar mencapai 50-100 ton per tahun. Jumlah tersebut diprediksi terus meningkat seiring dengan bertambahnya jumlah masyarakat kelas menengah di Indonesia.

Untuk mengoptimalkan potensi tersebut, Ivan mengaku, perusahaannya tak berhenti untuk terus berinovasi. Salah satunya dengan melakukan diversifikasi dengan menggarap bisnis e-commerce. Melalui inovasi tersebut perusahaannya dapat melayani pembelian dengan rentang wilayah yang lebih luas.

Selain merambah e-commerce, pihaknya juga berinovasi dari sisi produk. Dalam waktu dekat ini perusahaannya akan memperkenalkan dua produk baru yang disiapkan untuk menyasar kelas menengah.

"Pertama adalah perhiasan berlian di rentang Rp 1-100 juta dengan menggunakan emas 18 karat serta perhiasan emas yang menggunakan emas 9 karat. Produk ini menyasar kelas menengah dengan harga yang terjangkau," ujarnya.

Ivan didampingi dua orang founder dan CEO PT Lino Walden Teknologi lainnya yaitu Andrianto Sylviano dan Ikin Wirawan pada saat acara peresmian situs belanja perhiasan online. Hadir pula World Miss University 2016 Ivhanrel Sumerah dan Runner Up Miss Indonesia 2016 Eldhita Aldilasari.***

Bagikan: