Pikiran Rakyat
USD Jual 14.024,00 Beli 14.122,00 | Umumnya berawan, 24.5 ° C

Tax Amnesty Bukan untuk Orang yang Tertib Bayar Pajak

Arie C. Meliala
JAKARTA, (PR).- Pemerintah menegaskan, sasaran pemerintah melalui program pengampunan pajak (tax amnesty), orang-orang kelas atas yang selama ini belum mendeklarasikan harta kekayaan baik di dalam maupun di luar negeri. Khusus untuk harta yang ada di luar negeri, pemerintah ingin agar ada repatriasi melalui program pengampunan pajak ini. Sehingga, tidak benar jika sasaran pengampunan pajak kelas menengah ke bawah atau orang yang sudah taat membayar pajak.

"Semangat dari tax amnesty itu adalah bagaimana repatriasi dan deklarasi bagi wajib-wajib pajak yang selama ini tidak membayar pajak. Bukan yang sudah tertib membayar pajak, malah kemudian dikejar-kejar," kata Sekretaris Kabinet Pramono Anung di Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin, 29 Agustus 2016.

Pramono juga menegaskan, program ini juga bukan diutamakan untuk orang-orang yang hartanya kecil yang karena kealpaan atau lupa membayar pajak, lalu mereka dikejar-kejar. Menurut dia, semangat pengampunan pajak ini agar dana-dana di luar negeri baik yang dalam bentuk aset atau dalam bentuk uang bisa segera kembali digunakan untuk membangun republik ini

Melalui program pengampunan pajak, kata Pramono, pemerintah juga sudah menyiapkan instrumen dan langkah berikutnya agar payung hukum perpajakan semakin baik dan sehat. "Misalnya PPh badan, kemudian jangan sampai ada double taxation untuk dividen, dan sebagainya. Kalau itu bisa dilakukan, kami meyakini bahwa ekonomi kita akan sehat, perpajakan kita akan sehat, tax base-nya makin lebar," katanya.***
Bagikan: