Pikiran Rakyat
USD Jual 13.896,00 Beli 13.994,00 | Sedikit awan, 19.5 ° C

Harga Mulai Turun, Pembeli Daging Sapi Masih Sepi

Dhita Seftiawan
PEDAGANG menjajakan daging sapi di Pasar Cisaat, Kecamatan Cisaat, Kabupaten Sukabumi, Rabu (27/1/2016). Pembeli daging sapi masih sepi kendati harganya berangsur turun setelah pemerintah membatalkan penerapan pajak pertambahan nilai untuk daging sapi impor sebesar 10 persen.*
PEDAGANG menjajakan daging sapi di Pasar Cisaat, Kecamatan Cisaat, Kabupaten Sukabumi, Rabu (27/1/2016). Pembeli daging sapi masih sepi kendati harganya berangsur turun setelah pemerintah membatalkan penerapan pajak pertambahan nilai untuk daging sapi impor sebesar 10 persen.*
PALABUHANRATU, (PRLM).- Pembeli daging sapi masih sepi kendati harganya berangsur turun setelah pemerintah batal memberlakukan penerapan pajak pertambahan nilai untuk daging sapi impor sebesar 10 persen. Pantauan di Pasar Cisaat dan Cibadak Kabupaten Sukabumi, Rabu (27/1/2016), harga daging sapi dibanderol Rp 110.000/kg atau turun Rp 10.000 dari harga pekan lalu.

Pedagang di Pasar Cisaat Asep Subaedi (49) menuturkan, penurunan harga terjadi sejak Selasa (26/1/2016). Namun, hal tersebut belum berdampak signifikan terhadap peningkatan omzet penjualan. Menurut dia, pasokan dari penjagal dan rumah potong hewan pun belum lancar.

“Saat harga masih normal di kisaran Rp 100.000-Rp105.000, saya bisa menjual 500 kg/hari. Pas naik, penjualan turun hampir 50 persen. Dua hari lalu harganya memang turun tapi penjualan juga turun,” ujar Asep.

‪Ia menilai, sepinya penjualan terjadi akibat masyarakat belum mengetahui harga terkini di sejumlah pasar. Aksi mogok yang dilakukan para pedagang beberapa waktu lalu pun memengaruhi minat pembeli terutama para ibu rumah tangga. “Pas mau beli daging, pedagangnya nggak ada. Saat harga sangat mahal juga membuat pembeli keberatan,” katanya.

Pedagang di Pasar Cibadak Suhendi (50) mengaku hanya mampu menjual sebanyak 50 kg per hari. Jumlah tersebut turun dua kali lipat ketimbang saat harga masih berada di kisaran Rp 100.000/kg. Ia berharap, harga daging sapi terus turun dalam seminggu ke depan.

“Kalau harga paling mahal Rp 105.000 saya yakin penjualan juga meningkat lagi. Sekarang saya jual 50 kg juga susah. Padahal harganya sudah turun dari Rp 120.000,” katanya.

Para pedagang memprediksi, dalam tiga hari ke depan harga daging sapi akan menyentuh Rp 100.000-Rp 105.000. Jika menyentuh harga tersebut, mereka optimistis tingkat penjualan akan kembali stabil. “Pedagang hanya berharap, pas harga terus turun, suplai dari pemasok jangan tersendat,” ujarnya. (Dhita Seftiawan/A-88)***
Bagikan: