Beredar Surat MUI Rapid Tes Modus Tiongkok Habisi Tokoh Islam, Amirsyah: Palsu, Haram Sebar Hoaks

- 26 Mei 2020, 08:42 WIB
SURAT palsu dari MUI Pusat yang menyebutkan agar kyai, ustaz, dan ulama menolak rapid test yang merupakan modus PKI atas perintah Tiongkok untuk menghabisi tokoh islam di Indonesia.* /HOAX BUSTER COVID19.GO.ID

PIKIRAN RAKYAT - Beredar surat pemberitahuan dari Majelis Ulama Indonesia (MUI) soal Seruan Siaga 1 meolak rapid test.

Dalam surat tersebut disebutkan MUI pusat meminta agar seluruh ulama, kyai, dan ustaz menolak rapid test karena hal itu adalah modus dari PKI atas perintah negara komunis Tiongkok untuk menghabisi para tokoh agama Islam di Indonesia.

Baca Juga: Paket Sembako dari Pesantren BPPI untuk Warga Terdampak Covid-19

Adapun bunyi surat pemberitahuan tersebut yakni,

"Kami selaku Sekertaris Majelis Ulama Indonesia (MUI) Pusat. Dengan ini menyerukan kepada seluruh MUI [rovinsi agar berhati-hati dan waspada dengan diadakannya Rapid Test COVID-19 terhadap para ulama, kyai, dan ustaz di seluruh Indonesia.

loading...

Baca Juga: Idul Fitri di Tengah Wabah Corona, IKEA Jerman Izinkan Umat Muslim Salat Ied di Lapangan Parkir

Kami serukan bahwa rencana test corona ini adala modus operadi dari PKI atas perintah Negara Komunis China untuk menghabisi para tokoh agama Islam baik di Indonesia maupun di negara muslim lain.

Oleh karena itu kita akan tolak niat mereka yang kelihatan baik. Tapi di dalamnya ada misi yang sangat jahat dan licik.

Baca Juga: Bahayakan Penerbangan di Indonesia,Enam Balon Udara Berukuran Besar yang Siap Terbang Disita Petugas

Halaman:

Editor: Ari Nursanti

Sumber: covid19.go.id


Tags

Komentar

Artikel Rekomendasi

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Pikiran Rakyat Media Network

X