Cek Fakta: Vaksin AstraZeneca Dikabarkan Telah Dibuat Sejak 2018, Simak Faktanya

- 3 Agustus 2021, 15:48 WIB
Ilustrasi vaksin Covid-19 AstraZeneca.
Ilustrasi vaksin Covid-19 AstraZeneca. /TBS.Seoul.KR

PIKIRAN RAKYAT – Vaksin AstraZeneca Covid-19 atau Vaxzevria merupakan vaksin vektor virus.

Vaksin ini menggunakan adenovirus simpanse untuk membawa protein lonjakan dari virus corona ke dalam tubuh yang bertujuan menciptakan respons kekebalan.

Meskipun penggunaan vaksin AstraZeneca Covid-19 belum disetujui di Amerika Serikat, tetapi sejumlah negara di luar Amerika Serikat menggunakan vaksin ini untuk menciptakan kekebalan terhadap paparan virus Corona.

Belum disetujuinya penggunaan vaksin AstraZeneca di Amerika Serikat disebabkan FDA meminta AstraZeneca menunjukkan hasil dari uji coba skala besar guna mendapatkan data yang lebih jelas.

Baca Juga: Deretan Mobil Mewah yang Bisa Dibeli dari Bonus Greysia Polii dan Apriyani Rahayu, Dijamin Auto Bikin Ngiler!

Baru-baru ini, AstraZeneca diterpa isu tidak sedap karena beredarnya foto kemasan vaksin Covid-19 Oxford atau vaksin AstraZeneca yang dipalsukan.

Lantas, isu tersebut pun memicu kesalahan informasi terkait keabsahan pandemi yang menyebutkan jika vaksin tersebut dikembangkan pada 2018 atau tepatnya dua tahun sebelum pandemi.

Pasalnya, beredar unggahan foto kemasan vaksin AstraZeneca yang bertuliskan angka 2018.07.05 di bagian sisi samping kemasan dan menjadi klaim bahwa vaksin tersebut dibuat pada 2018.

Baca Juga: Publik Figur Dibom Ajakan Ikoy-ikoyan, Chelsea Olivia: Hal Memalukan Dibuat Viral

Menanggapi informasi tersebut, juru bicara AstraZeneca membantah bahwa perusahaannya membuat kemasan vaksin Covid-19 pada 2018.

Halaman:

Editor: Abdul Muhaemin


Tags

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Pikiran Rakyat Media Network

X