Newcastle United Batal Diakuisisi Perusahaan Arab Saudi, Aktivis Kemanusiaan Lega

- 31 Juli 2020, 14:16 WIB
Newcastle United.* /Twitter @NUFC

PIKIRAN RAKYAT - Konsorsium asal Arab Saudi yang hendak mengakuisisi kepemilikan Newcastle United, telah mencabut proses pembeliannya pada Kamis, 30 Juli 2020. 

Pengajuan akuisisi itu telah dilakukan sejak bulan April 2020, dengan dokumen-dokumen yang masih ditelitit hingga sekarang.

Satu di antara konsorsium itu, Public Investment Fund (PIF) berencana akan mengakuisisi saham Newcastle sebesar 80 persen dengan nilai 300 juta poundsterling atau berkisar 5,7 triliun rupiah.

Baca Juga: Rayakan Hari Raya Idul Adha, Umuh Muchtar Panjatkan Doa untuk Persib

Alasan konsorsium itu mencabut pengajuannya dikarenakan situasi tak menentu akibat pandemi COVID-19.

Ditambah lagi terlalu berlarut-larutnya proses pemeriksaan dokumen pengajuan mereka.

loading...

"Sayangnya, karena proses yang terlalu berlarut-larut dan ketidakpastian situasi karena pandemi, membuat potensi investasi ini tak layak lagi," demikian tulis keterangan resmi konsorsium dikutip Pikiran-rakyat.com (PR) dari Skysports, 31 Juli 2020.

Batalnya akuisisi Newcastle United oleh konsorsium asal Arab Saudi itu, telah membuat lega kalangan aktivis kemanusiaan.

Baca Juga: Pelatih Persib Robert Alberts Masih Tunggu Satu Keputusan untuk Gelar Latihan Bersama

Diketahui PIF merupakan perusahaan yang dipimpin Pangeran Mohammed bin Salman. Salman memiliki rekam jejak buruk soal kemanusiaan karena diduga terlibat dalam pembunuhan berencana jurnalis Jamal Khashoggi pada tahun 2018 lalu.

Halaman:

Editor: Rio Rizky Pangestu

Sumber: skysports


Tags

Komentar

Artikel Rekomendasi

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Pikiran Rakyat Media Network

X