Hukuman Juventus Dinilai Berat, Massimiliano Allegri Pilih Tutup Mulut

- 22 Januari 2023, 16:35 WIB
Ilustrasi bendera Juventus.
Ilustrasi bendera Juventus. /Reuters/Massimo Pinca

PIKIRAN RAKYAT - Sikap berbeda ditunjukkan manajer Juventus, Massimiliano Allegri berkaitan dengan hukuman yang harus diterima. Sanksi yang diterima tim berjuluk Nyonya Tua itu dinilai terlau berat.

Juventus dijatuhi sanksi pengurangan 15 poin akibat manipulasi nilai transfer dan keuntungan modal. Akibatnya, tim yang semula berada di papan atas klasemen sementara Liga Italia 2022-2023 kini harus berada di posisi ke-10 dengan 22 poin.

Hukuman tersebut menjadi kerugian bagi Juventus. Pasalnya, dengan sanksi yang didapatkan, Bianconeri berpotensi kehilangan peluang ke Liga Champions 2023-2024.

Padahal, sebelumnya, Juventus berada di posisi keempat klasemen sementara Liga Italia 2022-2023, tetapi kini harus memulai seolah dari titik nol lagi. Berkaitan dengan hukuman tersebut, Massimiliano Allegri memilih untuk tidak memberikan komentar.

Baca Juga: Biaya Haji Diusulkan Naik 30 Persen, Komnas: Demi Kemaslahatan dan Keberlangsungan Keuangan Haji

"Saya tidak dalam posisi untuk berbicara tentang keseriusan. Hal yang pasti adalah kami harus menerima putusan, bagi kami di sisi olahraga hal-hal ini seharusnya tidak menjadi perhatian kami," kata Massimiliano Allegri.

Juventus harus mengejar 12 poin untuk benar-benar mengamankan posisinya mendapatkan tiket ke Liga Champions 2023-2024. Untuk mendapatkannya, Paul Pogba dan rekan-rekannya harus memastikan kemenangan di setiap laga yang mereka hadapi.

Pada saat ini, posisi keempat papan klasemen sementara Liga Italia 2022-2023 diduduki oleh Lazio. Tim yang diasuh Maurizio Sarri itu mengumpulkan 34 poin dari 18 pertandingan.

Sementara itu, Juventus akan memulai babak baru usai sanksi pengurangan angka. Mereka akan berhadapan dengan Atalanta pada Liga Italia 2022-2023 Juventus Stadium, Senin, 23 Januari 2023 pukul 2.45 WIB.

Halaman:

Editor: Christina Kasih Nugrahaeni

Sumber: juventus.com

Tags

Artikel Pilihan


Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Pikiran Rakyat Media Network

x