Mungkinkah Liga 1 2020 Dilanjutkan tanpa Rekomendasi Gugus Tugas COVID-19?

- 8 Juli 2020, 10:27 WIB
Liga 1 2020 /Pikiran-Rakyat.com/Rizki Laelani

PIKIRAN RAKYAT - Lanjutan kompetisi Liga 1 2020 masih abu-abu. Walau pemerintah sudah memberikan lampu Hijau untuk PSSI melangsungkan kembali kompetisi, gugus tugas penanggulangan Covid-19 hingga saat ini belum mengeluarkan rekomendasi untuk kegiatan olahraga dengan kontak fisik, seperti sepak bola.

Dalam pertemuan sebelumnya dengan pihak Kemenpora dan beberapa cabor yang akan melanjutkan kompetisi, gugus tugas hanya memberikan sejumlah persyaratan yang harus dipenuhi bila mana kompetisi akan bergulir lagi.

Tapi, belum ada kata atau rekomendasi menyetujui berjalannya lagi kompetisi. Pemerintah sendiri menyerahkan sepenuhnya keputusan lanjut atau tidak kepada gugus tugas.

Baca Juga: Persib Atur Ulang Gaji Pemain Jelang Liga 1, Umuh: Tidak Enak dengan Klub-Klub Lain

Anggota Komisi X yang juga anggota Komite Eksekutif (Exco) PSSI, Yoyok Sukawi saat dihubungi Pikiran-Rakyat.com, Selasa, 7 Juli 2020, mengatakan bila dari hasil pertemuan dengan Ketua Gugus Tugas Penanggulangan covid-19, Doni Monardo belum ada tanda-tanda bila gugus tugas akan memberikan rekomendasi untuk kompetisi olahraga, terutama yang ada kontak fisik.

loading...

"Sebulan lalu, Komisi X RDP (Rapat Dengar Pendapat) dengan gugus tugas, tentang pendidikan. Mereka memaparkan kondisi covid di Indonesia dan skema kenormalan baru. Kemudian, ada anggota Komisi X yang bertanya, soal apakah kompetisi olahraga sudah boleh dilakukan."

"Lalu dijawab, bila melihat dari draft kenormalan baru masih belum boleh ada kegiatan yang mengumpulkan orang banyak. Sementara, Kemenpora sudah terlebih dulu mengeluarkan protokol kesehatan untuk berkegiatan olahraga. Meski hanya 30 persen kapasitas. Gugus tugas tetap belum boleh karena curva covid belum landai," tuturnya.

Gugus tugas, menurut Yoyok, hanya memberikan lampu hijau untuk kegiatan olahraga personal saja, seperti tenis meja, bulutangkis, dan lari. Itu pun masih terbatas pesertanya.

"Oktober banyak kompetisi olahraga yang menyatakan akan dilanjutkan kembali. Seandainya nanti, curva turun dan diperbolehkan untuk menggelar, itu pun hanya kegiatan olahraga personal. Karena belum satu kebijakan, maka kami minta gugus tugas untuk berkoordinasi dengan seluruh Kementerian, termasuk Kemenpora, agar kebijakannya seragam," imbuhnya.

Halaman:

Editor: Rizki Laelani


Tags

Komentar

Artikel Rekomendasi

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Pikiran Rakyat Media Network

X