Jumlah Korban Meninggal Akibat Tragedi Kanjuruhan Terus Meningkat, Terungkap Kesaksian Penonton yang Selamat

- 2 Oktober 2022, 16:35 WIB
Ilustrasi Kronologi Kerusuhan di Stadion Kanjuruhan Malang.
Ilustrasi Kronologi Kerusuhan di Stadion Kanjuruhan Malang. /ANTARA Foto/Ari Bowo Sucipto

PIKIRAN RAKYAT - Dunia sepak bola Indonesia sedang dilanda insiden besar yang memalukan sekaligus memilukan.

Bagaimana tidak, ada sedikitnya 174 orang tewas di Stadion Kanjuruhan Malang ketika ribuan penggemar tuan rumah, Arema FC, marah hingga menyerbu lapangan.

Polisi meresponsnya dengan tembakan gas air mata ke arah tribune yang diduga memicu penyerbuan.

"Pukul 02.30 WIB korban tewas 158 orang, pukul 03.30 WIB angkanya naik menjadi 174 orang meninggal. Itu data yang dihimpun Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jatim," kata Wakil Gubernur Jatim Emil Dardak, dikutip dari NDTV.

Baca Juga: Nama Bos Persib Teddy Tjahjono Muncul di Tengah Tragedi Kanjuruhan, Netizen: Akhirnya Aturan Tiket itu Benar

Laporan terbaru menyebut Tragedi Kanjuruhan yang terjadi pada 1 Oktober 2022 malam tersebut kini telah menyebabkan 187 orang meninggal dunia, hingga menjadi salah satu bencana olahraga paling mematikan di dunia.

Polisi mengatakan mereka mencoba memaksa penggemar untuk kembali ke tribune.

Mereka juga menembakkan gas air mata setelah dua petugas tewas. Banyak dari korban diinjak-injak atau dicekik sampai mati, menurut keterangan polisi.

Para penyintas menggambarkan para penonton yang panik di tengah kerumunan yang penuh sesak saat gas air mata menghujani mereka.

Halaman:

Editor: Puput Akad Ningtyas Pratiwi

Sumber: NDTV

Tags

Artikel Pilihan

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Pikiran Rakyat Media Network

x