Instagram Polres Malang Digeruduk Netizen, Imbas Tragedi di Stadion Kanjuruhan

- 2 Oktober 2022, 10:13 WIB
Penggunaan gas air mata menjadi sorotan masyarakat dan disebut-sebut sebagai pemicu banyaknya korban jiwa sehingga akun Instagram Polres Malang pun menjadi sasaran amarah netizen. /Twitter/@PelatihBart
Penggunaan gas air mata menjadi sorotan masyarakat dan disebut-sebut sebagai pemicu banyaknya korban jiwa sehingga akun Instagram Polres Malang pun menjadi sasaran amarah netizen. /Twitter/@PelatihBart //Twitter/@PelatihBart

PIKIRAN RAKYAT - Banyak orang mengecam petugas keamanan yang menembakkan gas air mata saat kericuhan terjadi di Stadion Kanjuruhan.

Kepanikan memenuhi stadion usai pertandingan Liga 1 antara Arema FC kontra Persebaya Surabaya di Kanjuruhan pada Sabtu, 1 Oktober 2022.

Tindakan kepolisian melepaskan gas air mata ke tribun penonton diduga telah melanggar aturan Federasi Sepak Bola Internasional (FIFA).

Diketahui, tribun stadion yang dipenuhi penonton itu juga tidak sedikit terdiri dari suporter Arema (Aremania) yang masih anak-anak dan wanita.

Baca Juga: Cerita Istri Suporter Aremania, Bersyukur Suami Pulang ke Rumah dari Stadion Kanjuruhan

Kini media sosial milik Kepolisian Resor Malang diserbu netizen usai terjadinya kericuhan yang memakan banyak korban Aremania itu.

Penggunaan gas air mata menjadi sorotan masyarakat dan disebut-sebut sebagai pemicu banyaknya korban jiwa sehingga akun Instagram @polresmalang_polisiadem pun menjadi sasaran amarah netizen.

Diduga dari peristiwa kerusuhan itu telah memakan korban yang diduga mencapai lebih dari 100 orang karena sesak nafas dan terinjak-injak.

"Kenapa membakkan gas air mata ditengah tribun? Tanggung jawab," kata akun @garudafootball17 di kolom komentar.

Halaman:

Editor: Rahmi Nurfajriani


Tags

Artikel Pilihan

Terkini

Terpopuler

Pikiran Rakyat Media Network

x