Buntut Tragedi di Stadion Kanjuruhan, Arema dapat Sanksi hingga BRI Liga 1 Ditunda Seminggu

- 2 Oktober 2022, 07:05 WIB
Asap gas air mata memenuhi tribun penonton di Stadion Kanjuruhan, hingga kepanikan terjadi.
Asap gas air mata memenuhi tribun penonton di Stadion Kanjuruhan, hingga kepanikan terjadi. /Instagaram/akmalmalhiri

PIKIRAN RAKYAT – Buntut kerusuhan yang menewaskan ratusan suporter Arema Mania di Stadion Kanjuruhan, Malang pada 1 Oktober 2022, PSSI resmi menjatuhkan hukuman.

PSSI resmi melarang Arema FC menjadi tuan rumah Liga 1 BRI musim 2022-2023 hingga akhir musim mendatang.

Hal tersebut disampaikan langsung ketua PSSI Mochamad Iriawan sesaat setelah kabar kerusuhan pecah pada Minggu malam, 1 Oktober 2022.

“Tim Arema FC dilarang menjadi tuan rumah sisa kompetisi musim ini,” kata Iwan Bule sapaan akrab Mochamad Iriawan.

Baca Juga: Aremania Sesalkan Tindakan Polisi yang Tembak Gas Air Mata ke Arah Tribun Penonton di Stadion Kanjuruhan

Iwan Bule menyesalkan peristiwa yang disebut-sebut menjadi sejarah terkelam dalam dunia sepakbola Indonesia itu.

Untuk menyelidiki peristiwa yang menimbulkan ratusan korban jiwa itu, PSSI membentuk tim investigasi khusus.

Iwan Bule pun mendukung pihak kepolisian untuk menyelidiki secara objektif kasus kerusuhan tersebut.

“Kami berduka cita meminta maaf kepada korban serta semua pihak atas insiden tersebut,” kata Iwan Bule.

Halaman:

Editor: Rahmi Nurfajriani


Tags

Artikel Pilihan

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Pikiran Rakyat Media Network

x