Pemerintah Inggris Terbitkan Protokol Latihan, Begini Aturannya

- 14 Mei 2020, 17:12 WIB
Ilustrasi sepak bola. /pexels

PIKIRAN RAKYAT - Pemerintah Inggris telah menerbitkan protokol bagi para atlet agar bisa kembali menjalani latihan dengan aman menyusul sudah adanya lampu hijau kompetisi olahraga elit bisa dilanjutkan secara tertutup mulai 1 Juni.

Langkah pertama dari protokol tersebut mencatat bahwa setiap atlet dan pemain diizinkan berlatih di fasilitas pelatihan yang sama, tetapi tetap diminta melakukannya secara individu dengan menerapkan aturan social distancing.

Sementara langkah kedua memungkinkan latihan dilakukan secara berkelompok sehingga para pemain dan pelatih bisa melakukan kontak jarak dekat. Namun tahapan kedua ini baru bisa terjadi apabila pemerintah memberikan lampu hijau.

Baca Juga: Mekanisme Perusakan Organ Dalam Manusia oleh Virus Corona, Termasuk Kikis Dinding Saluran Pernapasan

"(Protokol) memungkinkan atlet untuk bisa memulai kembali olahraga kompetitif secara tertutup. Tetapi kami belum memberikan lampu hijau. Itu hanya dapat terjadi atas saran para ahli medis," tutur Menteri Digital, Budaya, Media, dan Olahraga Inggris Oliver Dowden seperti dikutip AFP, Kamis 14 Mei 2020.

Sejumlah klub Liga Inggris juga sudah mulai melakukan sesi latihan individu. Mereka berharap agar latihan tim bisa dilakukan secepatnya pekan depan sebagai persiapan restart Liga Premier yang kemungkinan dilanjutkan pada pertengahan Juni.

Namun Kepala Eksekutif Olahraga Inggris Sally Munday menyatakan pilihan untuk kembali berlatih secara kelompok itu tetap menjadi keputusan personal setiap pemain

Baca Juga: DPO 1 Tahun Usai Bakar Rumah dan Lempari Pelajar, Ketua Geng Ezto Diringkus Polisi

"Setiap olahraga dan keadaan seseorang berbeda-beda. Sementara jelas ada banyak yang ingin kembali berlatih sesegara mungkin. Akan ada orang-orang yang menentang karena peduli dengan keadaan mereka," katanya.

Halaman:

Editor: Abdul Muhaemin


Tags

Komentar

Artikel Rekomendasi

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Pikiran Rakyat Media Network

X