Jumat, 29 Mei 2020

Jaminkan Rp 13 Miliar, Ronaldinho Bersama Kakaknya Kini Jadi Tahanan Rumah

- 8 April 2020, 13:31 WIB
Ronaldinho meninggalkan Mahkamah Agung Paraguay setelah bersaksi atas kasus paspor palsu di Asuncion, Paraguay, Jumat (6/3/2020).* /REUTERS

PIKIRAN RAKYAT - Pada awal bulan Maret lalu, legenda sepak bola Brasil, Ronaldinho ditangkap kepolisian Paraguay.

Ronaldinho saat itu tersangkut kasus paspor palsu, ia ditangkap bersama kakaknya, Roberto.

Pengacara Ronaldinho mengatakan, bahwa penahan kliennya adalah "sewenang-wenang dan ilegal".

Baca Juga: Lima Musim di Persib, Febri Haryadi Pamerkan Catatan Gemilangnya

Hakim mengatakan, akan mengizinkan kedua kakak beradik itu itu untuk sementara pindah ke hotel Palmaroga, di Asuncion ibukota Paraguay.

Mereka diizinkan pindah ke hotel sembari menunggu persidangan dan diperbolehkan untuk menerima kunjungan.

Dikutip Pikiran-Rakyat.com dari Sky Sports, keduanya bisa berubah menjadi tahanan rumah setelah membayar 1,6 juta dolar Amerika atau Rp 26 miliar.

Keduanya mendepositkan masing-masing 800.000 dolar Amerika atayu Rp 13 miliar ke akun bank lokal pada Selasa, 7 April 2020.

Hakim, Gustavo Amarilla mengatakan bahwa uaang yang didepositkan adalah jumlah yang besar dan meyakini mereka tidak akan kabur.

Halaman:

Editor: Rizki Laelani


Tags

Komentar

Terkini

Terpopuler

Pikiran Rakyat Media Network

X