Liverpool Batalkan Bantuan Pemerintah, Minta Maaf dan Janji Bayar Staf Mandiri

- 8 April 2020, 08:59 WIB
KLUB Liga Primer Inggris, Liverpool /premierleague.com

PIKIRAN RAKYAT - Pemimpin puncak klasemen Liga Primer Inggris, Liverpool sebelumnya dibanjiri kritikan.

Kritikan datang dari fans dan juga legenda klub seperti Jamie Carragher. Mereka mengkritik kebijakan Liverpool yang akan mengambil program pemerintah soal bantuan gaji kepada para stafnya.

Baca Juga: Gelandang Persib Vizcarra Ungkap Kondisinya Latihan 2 Pekan di Rumah

Pemerintah Inggris sebelumnya menawarkan bantuan 80 persen gaji dari karyawan kepada usaha yang terdampak virus Corona, satu di antaranya klub sepak bola.

Liverpool beberapa waktu lalu menyetujui kebijakan tersebut, dengan klub hanya perlu membayar 20 persen dari gaji para stafnya.

loading...

Selanjutnya Liverpool dibanjiri kritik oleh fansnya, dimana mereka tetap melihat para pemain digaji mahal sedangkan staf hanya mendapatkan 20 persen gaji dari klub.

Dikutip Pikiran-Rakyat.com dari BBC Sport, kepala eksekutif Liverpool, Peter Moore mengatakan bahwa mereka sungguh meminta maaf dengan apa yang terjadi sebelumnya.

"Kami percaya kami datang kepada konklusi yang salah minggu lalu dan kami benar-benar minta maaf soal itu," ungkap Moore.

Moore menambahkan bahwa Liverpool mempunyai opsi untuk membayar staf dengan alternatif lain.

Halaman:

Editor: Rizki Laelani

Sumber: BBC Sport


Tags

Komentar

Artikel Rekomendasi

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Pikiran Rakyat Media Network

X