Jumat, 29 Mei 2020

Timnas Indonesia Atasi Kendala Kebugaran untuk Tembus Final SEA Games 2019

- 6 Desember 2019, 19:48 WIB
PEMAIN Timnas U-22 Indonesia Osvaldo Haay (tengah) bersama Sani Rizki (kanan) dan Saddil Ramdani melakukan selebrasi usai mencetak gol ke gawang Timnas Laos dalam pertandingan Grup B SEA Games 2019 di Stadion City of Imus Grandstand, Filipina, Kamis 5 Desember 2019.* /ANTARA

MANILA, (PR).- Timnas Indonesia yakin bisa menembus babak final SEA Games 2019 Filipina. Setelah memastikan tiket babak semifinal, bukan hanya motivasi pemain yang meningkat, tetapi juga permainan Evan Dimas dkk.

Pelatih Timnas Indonesia Indra Sjafri dalam jumpa pers prapertandingan semifinal menghadapi Myanmar di Stadion Rizal Memorial, Manila, Jumat 6 Desember 2019, berharap puncak performa timnya ada di babak final.

Saat ini, dia sedang berusaha keras untuk mengembalikan kebugaran para pemainnya jelang laga babak 4 Besar.

"Setelah memastikan semifinal, kami langsung fokus pada persiapan melawan Myanmar. Untuk itu kami harus bersiap-siap dengan hanya interval istirahat sehari. Tim dokter dan psikoterapi kami bekerja keras untuk mengembalikan stamina pemain, hingga di laga nanti mereka bisa bermain dengan bugar. Alhamdulilah, kami sudah pulih dan sudah siap untuk menghadapi Myanmar," kata Indra.

Baca Juga: Indonesia Banjir Emas pada Hari Keenam SEA Games 2019 Filipina

Dibandingkan Myanmar yang memiliki keuntungan pemulihan empat hari, Garuda Muda hanya mendapatkan masa istirahat dua hari.

PEMAIN Timnas U-22 Indonesia Sani Rizky bersiap mengambil tendangan sudut saat melawan Timnas Laos dalam pertandingan Grup B SEA Games 2019 di Stadion City of Imus Grandstand, Filipina, Kamis 5 Desember 2019.*
PEMAIN Timnas U-22 Indonesia Sani Rizky bersiap mengambil tendangan sudut saat melawan Timnas Laos dalam pertandingan Grup B SEA Games 2019 di Stadion City of Imus Grandstand, Filipina, Kamis 5 Desember 2019.*

Akan tetapi, hal itu tidak dipermasalahkan oleh Indra. Dia mengatakan, apa yang sudah mereka kerjakan mulai dari persiapan hingga saat ini tidak akan sia-sia.

"Kami harus yakin dengan apa yang dikerjakan dan kami juga yakin betul akan bisa menang lawan Myanmar dan masuk final. Karena setiap pelatih punya periodesasi persiapan yang puncaknya ada di semifinal atau final. Tim ini makin bagus dan saya harap puncaknya di final. Tidak masalah kalau kita hanya memiliki waktu istirahat lebih sedikit dari Myanmar. Itu keuntungan mereka, tidak buat kami risau," tuturnya.

Halaman:

Editor: Yusuf Wijanarko


Tags

Komentar

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Pikiran Rakyat Media Network

X