Senin, 6 April 2020

Program Acara MFA di New York Rancangan Junkai Huang Dianggap Rasis

- 21 Februari 2020, 14:03 WIB
PERAGAAN fashion yang dianggap rasialisme.* /Instagram/@diet_prada

PIKIRAN RAKYAT - Presiden Fashion Institute of Technology (FIT) menyampaikan permintaan maafnya setelah sekolahnya dituduh menjadi tuan rumah peragaan busana rasis pada 7 Februari 2020 lalu.

Acara landasan pacu program MFA di New York ini menampilkan model yang mengenakan telinga dan bibir prestetik besar dan alis lebat yang mengingatkan sekilas pada karikatur rasis.

Joyce F. Brown dari FIT menulis surat terbuka pada hari Selasa lalu yang dengan jelas mengatakan, bahwa tidak adanya maksud hal lain atau menyinggung mengenai ras.

Baca Juga: Internasionalisasi Bahasa Indonesia Dilakukan Pemerintah, Kawasan ASEAN Jadi Sasaran Terdekat

"Saat ini tampaknya penggunaan aksesori atau arah kreatif dari pertunjukan itu untuk membuat pernyataan tentang ras. Meski begitu, kami mohon maaf kepada mereka yang berpartisipasi dalam pertunjukan, siswa, dan siapa saja yang tersinggung oleh hal ini," kata Joyce F.Brown.

Model Amy Lefevre pun digadang-gadang sempat menolak untuk mengenakan potongan tersebut.

"Saya berdiri di sana, hampir siap untuk berhenti dan memberi tahu staf bahwa saya merasa sangat tidak nyaman karena harus mengenakan pakaian ini dan ini sangat jelas rasis," kata Lefevre.

Baca Juga: Presiden Tinjau dan Resmikan Madrasah Tsanawiyah Negeri 3 Riau, Basuki : Renovasi Menghabiskan Anggaran Rp 14 Miliar

Koleksi-koleksi ini merupakan hasil rancangan dari alum FIT Junkai Huang yang ditampilkan di Chelsea Piers. Dikutip oleh Pikiran-Rakyat.com pada laman resmi Hollywood Reporter.

Halaman:

Editor: Alanna Arumsari Rachmadi

Sumber: Hollywood Reporter

Artikel Terkait

Tags

Komentar

Terkini

Terpopuler

Pikiran Rakyat Media Network

X
x