Pikiran Rakyat
USD Jual 14.037,00 Beli 14.135,00 | Berawan, 20.8 ° C

Fakta-fakta Karakter Joker dalam Sejarah Perfilman

Sobat Belia
DOK. YOU TUBE
DOK. YOU TUBE

SOBAT Belia, siapa diantara kamu yang sudah nonton Film Joker? Film Joker yang resmi tayang di Indonesia pada awal bulan ini menjadi perhatian publik.Karakter antihero milik DC Comics yang dikenal menjadi salah satu musuh utama batman dan mempunyai ciri khas yaitu tertawanya.

Film Joker kali ini diperankan oleh Joaquin Phoenix aktor yang memulai karir di dunia akting sejak kecil. Ia tampil pertama kali diserial Seven Brides For Seven Brothers pada tahun 1982 saat usinya masih 8 tahun. Karena kemampuannya yang luar biasa dalam berakting dan menjiwai sebuah karakter ia pun masuk kategori aktor papan atas Hollywood.

Terpilihnya Joaquin Phoenix sebagai joker tidak terlalu mengejutkan, mengingat rekam jejak Joaquin yang lumayan sering memerankan peran nyeleneh. Penghayatan Joaquin Phoenix yang sangat tinggi sebagai joker dikhawatirkan menginspirasi masyarakat awam yang mentalnya kurang stabil untuk melakukan aksi serupa.

Seperti diketahui, joker melakukan aksi penembakan di stasiun kereta api dan sejumlah ruang publik. Tak ayal hal tersebut membuat film joker pun masih disorot. Terlepas dari hal tersebut , tidak ada salahnya jika kita membahas beberapa fakta tentang tokoh-tokoh  karakter yang pernah memerankan karakter sebagai joker. Berikut informasinya yang berhasil dikumpulkan dari sejumlah sumber online. Yuk, kita simak!

Cesar Romero (1966-1968)

Aktor yang pertama kali memerankan joker versi film, pria berdarah italia kelahiran New York tanggal 15 Februari 1907 menjadi joker dalam serial televisi Batman sejak 1966-1968. Aktingnya yang berhasil membawakan karakter joker, membuat actor yang wafat pada 1 Januari 1994 ini masuk ke dalam daftar “60 Penjahat paling menjijikan versi TV Guide tahun 2013).

Jack Nicholson (1989) 

Dalam film Batman yang dirilis tahun 1989 dan disutradarai oleh Tim Burton, terdapat sosok Jack Nicholson sebagai pemeran The Joker. Ini adalah untuk pertamakalinya sepak-terjang Batman diangkat ke layar lebar. Peran utama, yakni Batman alias Bruce Wayne, dilakonkan oleh Michael Keaton. Jack Nicholson terbilang sukses memerankan Joker. Dalam film tersebut, aktor asli New York yang lahir pada 22 April 1937 ini mendapat porsi yang cukup besar karena adegan pertempuran melawan Batman menjadi fokus utama yang diangkat. Tak hanya itu, berkat peran Nicholson dan Keaton, film ini memenangkan Academy Award dan masuk dalam beberapa nominasi di ajang penghargaan lainnya seperti Saturnus Award dan Golden Globe.

Heath Ledger (2008) 

Sosok Joker yang tampak lebih kuat karakter sadisnya diperankan oleh Heath Ledger dalam film The Dark Night yang dirilis pada 2008. Ledger adalah aktor dari Australia kelahiran Perth tanggal 4 April 1979 yang mulai terjun ke Hollywood sejak pertengahan dekade 1990-an. Ledger meninggalkan kesan kuat bagi sosok Joker di era yang lebih modern. Sang pemeran, yang sebelumnya pernah mencuat berkat aktingnya di film The Patriot (2000), The Order (2003), juga The Brothers Grimm dan Brokeback Mountain (2005), berperan besar membentuk suasana yang lebih pekat dalam The Dark Night. Tak hanya itu, Ledger meraih seabrek penghargaan atas perannya sebagai Joker di film ini, yakni sebagai aktor pendukung terbaik dari LAFCA Award 2008, BFCA Award 2008, dan SFFCC Award 2008

Mark Hamill (2016) 

Mark Hamill mendapatkan jatah peran Joker berikutnya, yakni dalam film Batman: The Killing Joke yang dirilis pada 22 Juni 2016. Film besutan Sam Liu ini didasarkan atas novel karya Alan Moore dan Brian Bolland dengan judul yang sama. Hamill terbilang bagus menjalani perannya sebagai Joker di film ini. Aktor kelahiran California tanggal 25 September 1951 ini sebenarnya sudah sangat akrab dengan sosok Joker. Hamill adalah pengisi suara Joker dalam serial animasi Batman sejak 1992. Pria ini pula yang mengisi suara Joker dalam berbagai produk turunannya semisal video game, juga film lainnya termasuk Superman: The Animated Series, The New Batman Adventures, Justice League, Batman Beyond: Return of the Joker, Static Shock, serta Robot Chicken, hingga film teatrikal bertajuk Batman: Mask of the Phantasm

Jared Leto (2016) 

Jared Leto membuat The Joker lebih atraktif sekaligus ekspresif sebagai sosok psikopat dalam film Suicide Squad (2016) garapan David Ayer. Film kumpulan penjahat kelas kakap ini dirilis dua bulan sebelum Batman: The Killing Joke. Leto menggambarkan The Joker di Suicide Squad dengan istilah “nyaris seperti Shakespeare” dan “bencana karakter yang indah”. Pria asli Amerika Serikat kelahiran 26 Desember 1971 ini mengaku sangat serius dalam mempersiapkan diri sebelum menjadi The Joker.

Aktor yang juga seorang musisi dan fotografer ini kerap menghabiskan waktu sendiri untuk merenung dan menyelami karakter The Joker. Sebagai penguat, ia tak jarang mendengarkan musik gospel klasik, bahkan membaca banyak literatur tentang hal-hal mistis. Joker versi Leto tampak lebih eksentrik dan modern, sekaligus liar serta berangasan, dengan coretan-coretan tato di badannya membuatnya macam anggota gangster. Gaya tak terduga khas psikopat kelas akut juga sangat baik diperankan oleh Leto dalam balutan Jokernya.

Joaquin Phoenix (2019) 

Joaquin Phoenix terpilih sebagai pemeran Joker terbaru. Istimewanya, ini adalah untuk pertamakali Joker dibikinkan film khusus tentang dirinya sendiri sebagai seorang manusia bernama Arthur Fleck.

Lantas, bagaimana hasilnya? Apakah Joaquin Phoenix mampu memerankan karakter Joker lebih baik, atau justru lebih buruk, dari aktor-aktor pelaku Joker sebelumnya? Untuk mendapatkan jawabannya, tentu saja jika lebih baik tonton langsung film Joker yang hingga kini masih menjadi perbincangan di jagat maya maupun nyata.(JT-Suci Ramdanita/UIN SGD Bandung)***

Bagikan: