Pikiran Rakyat
USD Jual 14.243,00 Beli 13.943,00 | Badai petir, 22.3 ° C

[BELIA] Beberapa Jenis Gangguan Mental yang Perlu Diketahui

Tim Pikiran Rakyat
ILUSTRASI remaja dengan gangguan kesehatan mental.*/REGINA HERIYADI
ILUSTRASI remaja dengan gangguan kesehatan mental.*/REGINA HERIYADI

KAMU lagi ngerasa stres? Tapi nggak tau penyebabnya apa? Ngerasa pusing dan gak bisa ngejelasin apa yang lagi dirasain? Mumet sendiri dan mood lagi berantakan banget? Nah, kayaknya musti hati-hati dan gak menyepelakan stres yang lagi kamu rasain deh. Berikut ini belia mau jelasin beberapa jenis gangguan mental yang perlu kalian ketahui dan kenali tanda-tandanya. Simak dulu ya!

1.       Gangguan afektif atau gangguan suasana hati

Buat kamu yang mudah merasa sedih yang amat sangat sedih, atau justru malah cepat berubah dari yang sedih banget jadi seneng banget. Hati-hati, bisa jadi itu termasuk kelainan suasana hati atau yang sering juga disebut kelainan afektif. Contoh dari gangguan ini adalah depresi, gangguan bipolar, dan gangguan siklotimik.

2.       Gangguan kecemasan (anxiety disorder)

Gangguan kecemasan ini ada beberapa jenisnya lagi nih gengs. Di antaranya adalah gangguan kecemasan umum, gangguan kecemasan sosial, fobia, dan panik. Penderitanya biasanya takut akan benda atau keadaan tertentu. Tanda-tandanya adalah banyak keringat yang keluar, jantung berdetak cepat, pusing, susah tidur dan konsentrasi, serta merasa khawatir dan cemas.

3.       Gangguan psikotik

Pernah denger penyakit skizofrenia? Penyakit tersebut merupakan salah satu contoh gangguan psikotik. Gangguan ini merupakan gangguan jiwa yang udah parah dan menyebabkan munculnya pemikiran dan persepsi yang nggak normal. Ciri-cirinya adalah mendengar, melihat, atau merasakan sesuatu yang sebenernya nggak ada (halusinasi), dan juga mempercayai hal-hal yang sebenernya nggak terjadi (delusi).

4.       Gangguan control impuls dan kecanduan

Gangguan ini dapat menyebabkan penderitanya nggak bisa menahan diri untuk melakukan tindakan yang dapat memahayakan dirinya sendiri atau pun orang lain, misalnya adalah mencuri (kleptomania) dan juga menyulut kebakaran (pyromania). Selain itu, penderitanya bisa juga mengalami kecanduan, biasanya terhadap alkohol dan obat-obatan, atau bisa juga kecanduan belanja, dan bahkan kecanduan melakukan seks.

5.       Gangguan makan

Gangguan ini bisa jadi serius dan sangat fatal. Penderitanya akan mengalami gangguan parah pada perilaku makannya. Contohnya adalah anoreksia nervosa (merasa kelebihan berat badan padahal tidak), bulimia nervosa (mengeluarkan secara paksa atau memuntahkan makanan yang telah dimakan), dan binge-eating atau makan berlebihan.

6.       Gangguan obsesif-kompulsif (OCD)

Gangguan ini ditandai dengan pikiran dan obsesi yang nggak terkendali dan mendorongnya melakukan sesuatu tersebut berulang-ulang. Contohnya, memiliki ketakutan yang nggak masuk akal terhadap kuman hingga terus-menerus cuci tangan.

7.       Gangguan stress pasca-trauma (PTSD)

PTSD dapat mucul setelah seseoang mengalami kejadian traumatis atau kejadian yang mengerikan, seperti pelecehan seksual atau pelecehan fisik, kematian tak terduga dari orang yang dicintai, atau bencana alam. Kenangan tersebut tidak bisa hilang dan menyebabkan penderitanya cenderung mati rasa secara emosional.

8.       Gangguan kepribadian

Penderita gangguan ini memiliki pola pikir, perasaan, atau perilaku yang berbeda dari biasanya. Ada beberapa jenis gangguan kepribadian, di antaranya tipe eksentrik atau aneh seperti paranoid, schizoid, skizotipal, dan antisosial; tipe dramatis atau emosional seperti gangguan kepribadian narsistik dan ambang; dan tipe cemas dan takut seperti gangguan kepribadian obsesif kompulsif, menghindar (avoidant), dan dependen.***

[email protected] dari berbagai sumber

 

Bagikan: