Pikiran Rakyat
USD Jual 14.286,00 Beli 13.986,00 | Hujan petir singkat, 22.6 ° C

[BELIA] Konser Penuh Kejutan Yura Yunita

Tim Pikiran Rakyat
KONSER Merakit Yura Yunita.*/ELZA TRIANI
KONSER Merakit Yura Yunita.*/ELZA TRIANI

KONSER Merakit menjadi salah satu pencapaian Yura Yunita dalam bermusik. Konser yang dilaksanakan 6 Maret 2019 ini, menjadi  salah satu mimpi Yura yang terwujud. Panggung sederhana dengan 30 musikus bertalenta, mengiringi Yura mempersembahkan karya-karya terbaiknya dalam album kedua “Merakit”. Siapapun yang ikut di dalamnya terhanyut dalam suasana konser yang penuh kejutan. Permainan emosi pun ditampilkan dalam konser ini. Kalian yang gak ikut nonton, tenang aja, belia bakal bawa beritanya khusus buat kalian.

Konser bertajuk “Yura Merakit Intimate  Konser Bandung” ini dilaksanakan di Dago Tea House. Bandung sendiri merupakan kota pertama yang disinggahi oleh Yura dan tim untuk penyelenggaraan konser. Pemilihan Kota Bandung sebagai tempat pertama, ternyata memiliki alasan tersendiri lho guys. Ini menyangkut kisah pribadi Yura dan Bandung sebagai tempat lahir dan awal meniti karir sebagai musisi.

“Konser ini adalah mimpi aku sejak bertahun-tahun lamanya. Aku ingin sekali membuat konser intimate di Bandung, karena Bandung adalah tempat awal mula merakit semua kisahku, menarik semua mimpiku. Semuanya berawal di Bandung,”jelas Yura.

Dibuka dengan lagu “Balada Sirkus” dari album pertama, sorak sorai penonton menyambut Yura sangat antusias. Mereka ikut bernyanyi, ada juga yang menggoyang-goyangkan badannya terbawa suasana ramai pembukaan saat itu. Setelah lagu selesai, dia menyapa penonton dan mengajak penonton untuk menikmati konser.

Konser intim

“Rasanya mimpi ini terwujud bersama kalian, terima kasih banyak. Ini merupakan konser yang intim, namanya juga intimate konser, jadi kalian boleh duduk santai kayak di rumah. Kita seperti bicara dari hati ke hati,” tutur Yura.

Setelah penonton dibuat takjub dengan penampilan beberapa lagu oleh Yura, tiba saatnya mereka dibuat terharu. Di tengah acara, Yura mengajak sang kakak, Fery Nurhayat, untuk menyanyikan lagu favorit kakaknya sejak kecil, yaitu Pelangi milik Yuni Shara. Cerita haru masa kecil mereka menyelimuti konser malam itu.

Tidak cukup dengan mengajak sang kakak ke atas panggung, beberapa saat kemudian Yura mengajak ibunya ke atas panggung dan berduet menyanyikan lagu Berawal Dari Tatap. Yura menghampiri ibu, ayah, dan juga kakeknya yang berada di bangku penonton sembari bernyanyi.

Kemudian, ia mengajak ibunya bernyanyi dan mereka berdua berjalan ke atas panggung. Suara ibunya yang nggak kalah bagus dari Yura dan suasana haru yang terbangun, membuat beberapa penonton terlihat meneteskan air matanya.

Selang beberapa lagu, Yura berganti pakaian dan membawakan lagu-lagu enerjik dengan penampilan yang juga ditampilkan dengan sangat enerjik dengan koreografi oleh Yura dan beberapa dancer lainnya. Penyanyi Tulus dan juga Teddy Adhitya yang berada di bangku penonton pun sempat diajak mengobrol oleh Yura di atas panggung. Tulus bahkan menyumbangkan suaranya dan menyanyikan sedikit lagu Buka Hati dari album Merakit ini.

Suasana haru berlanjut sampai di penghujung acara, Yura bernyanyi bersama Delia dan kawan-kawan tuna netra lainnya. Yura mengaku, mereka telah membuatnya semangat dan bangkit kembali dari masa-masa ia merasa terpuruk.

Dengan adanya konser ini, Yura berharap dapat menyampaikan segala pesan yang ada pada album “Merakit” dapat tersampaikan dengan baik. Yura ingin memberi nuansa positif lewat karyanya, apapun fase terburuk dalam hidup, percayalah Tuhan dan semesta akan terus membantu dan menjawab semua mimpi yang sudah kita rakit. ***

Lupiy22@gmail.com

elzaxtriani@gmail.com

 

Bagikan: