Sejumlah Hotel Mundur Jadi Tempat Isolasi Covid-19, Ridwan Kamil: Ya Enggak Usah Memaksakan

- 30 September 2020, 17:49 WIB
ILUSTRASI kamar hotel.* /PIXABAY

PIKIRAN RAKYAT - Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanggulangan Covid-19 Jawa Barat Ridwan Kamil meminta hotel-hotel yang bersedia untuk jadi tempat isolasi orang tanpa gejala (OTG) untuk tidak memaksakan diri jika memiliki potensi pemasukan lebih besar ketimbang mengikuti program pemerintah tersebut. 

Hal itu menanggapi adanya beberapa hotel di Jabar yang mundur dalam program tersebut. 

"Jadi isolasi mandiri untuk OTG ini dibayarnya oleh pemerintah pusat sehingga sedang dihitung oleh pemerintah pusat berapa harga wajarnya. Makanya dikategorikan maksimal bintang 3 ini sifatnya pilihan," ujar Ridwan di Puskesmas Garuda, Kota Bandung, Rabu, 30 September 2020. 

 Baca Juga: Natalie Holscher Ngomong 'Aku Akan Nurut', Sule Ngaku ke Andre Taulany Auto Klepek-Klepek

Ridwan mengatakan, pihaknya tidak akan memaksakan hal itu pada hotel yang bersedia maupun yang tengah mempertimbangkan mengikuti program tersebut. 

"Kalau menurut hotel ada bisnis umum reguler yang trennya lagi bagus, ya enggak usah memaksakan diri menyediakan untuk OTG," kata dia. 

Ridwan pun tidak masalah jika tidak semua hotel bersedia jadi tempat isolasi OTG pada akhirnya nanti. 

 Baca Juga: Kasus Covid-19 Tasikmalaya Meroket, Pemkot Berlakukan Lagi Pembatasan Kegiatan dan Jam Operasional

"Jumlah hotel banyak kalaupun semua hotel enggak mau ya enggak masalah kita akan carikan tempat-tempat lain untuk isolasi," tutur dia. 

Menurut dia, alasan hotel dijadikan tempat isolasi OTG dimunculkan, wacananya supaya pemulihan ekonomi sebenarnya. Tapi kalau hotel itu menolak berarti yang bersangkutan sudah melihat ada potensi pemulihan ekonomi tanpa menunggu program pemerintah. "Berarti itu bagus," ucap dia. 

Halaman:

Editor: Gita Pratiwi


Tags

Komentar

Artikel Rekomendasi

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Pikiran Rakyat Media Network

X