UGM Buat Sistem Peringatan Dini Gempa, BMKG: Seperti Prediksi Orang Covid-19, Hanya dengan Ukur Suhu

- 28 September 2020, 10:20 WIB
Tim Peneliti Universitas Gadjah Mada (UGM) mengembangkan sistem peringatan dini gempa bumi. /Dok. UGM

PIKIRAN RAKYAT - Tim Peneliti Universitas Gadjah Mada (UGM) mengembangkan sistem peringatan dini gempa bumi.

Sistem peringatan dini ini mampu mendeteksi dan memberikan peringatan aktivitas gempa bumi.

Bahkan, sistem ini dapat memprediksi gempa bumi satu hingga tiga hari sebelumnya dengan daerah prediksi dari Sabang hingga Nusa Tenggara Timur.

Baca Juga: Hebat! Rupiah Tekan Dolar AS dan Mata Uang Asing Lainnya Secara Bersamaan

Tim UGM, menjelaskan sistem peringatan dini gempa yang dikembangkannya ini bekerja berdasarkan perbedaan konsentrasi gas radon dan level air tanah yang merupakan anomali alam sebelum terjadinya gempa bumi.

Sehingga jika akan terjadi gempa di lempengan, akan muncul fenomena paparan gas radon alam dari tanah meningkat secara signifikan.

Permukaan air tanah naik turun secara signifikan pun terdeteksi.

Baca Juga: Tak Ada Keraguan Buat Kim, Persib Siap Tarung Lawan PSM dan Melanjutkan Dominasi di Liga 1

Melihat hal tersebut, Kepala Bidang Mitigasi Gempa Bumi dan Tsunami BMKG Daryono pun menanggapi mengenai alat tersebut.

Halaman:

Editor: Agil Hari Santoso


Tags

Komentar

Artikel Rekomendasi

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Pikiran Rakyat Media Network

X