Rumahnya Dipugar, Maryam Tak Lagi Tidur 'Ditemani' Ular

- 25 September 2020, 13:43 WIB
RUMAH yang ditinggali Maryam (52) yang sudah dipugar atas kerjasama PSMTI, MTP, Yayasan PR dan PT TIK dan berada di sebelah pemakaman warga di Kampung Cicukang, Desa Mekarrahayu, Kecamatan Margaasih, Kabupaten Bandung pada Jumat 25 September 2020.* /Pikiran-Rakyat.com/M Iqbal Maulud

PIKIRAN RAKYAT - Maryam (52) akhirnya bisa tidur nyenyak di rumahnya yang berada disamping pemakaman warga itu. Biasanya dia selalu was-was jika hujan turun karena atap-atapnya bocor belum lagi banyak ular sawah yang masuk ke rumah sederhananya itu.

Berada tak jauh dari Sungai‎ Citarum rumah Maryam kini jauh lebih layak. Hanya dalam 5 hari, rumah bobroknya tersebut kini jauh lebih bagus untuk ditinggali bahkan tampak asri meski masih berada di samping pemakaman warga tersebut.

"Terakhir sebelum dibangun bahkan ada ular yang tidur di dada saya, saya mulanya tidak sadar karena sudah terlelap. Pas saya terbangun sedikit saya kaget ada ular, beruntung saya tidak digigit. Meski sering ada ular, baru terakhir kemarin bisa nempel seperti itu ularnya," kata Maryam di rumah barunya yang baru direnovasi di Kampung Cicukang, Desa Mekarrahayu, Kecamatan‎ Margaasih, Kabupaten Bandung pada Jumat 25 September 2020 pagi.

Baca Juga: Kota Bandung Berusia Dua Abad, Oded Sampaikan Pesan untuk Warga

Menurut Kakak Ipar Maryam, Dayat (67) sebenarnya Maryam punya keluarga namun seolah tak dipedulikan. Apalagi sebenarnya Maryam sudah menikah tiga kali. Karenanya Dayat menghibahkan tanah miliknya untuk dijadikan tempat tinggal bagi Maryam.

"Luasnya tidak besar hanya 2,5 X 3,5 m2 saja, iya daripada tidak 'diampihan' yah lumayan bagi Maryam," ucapnya.

Tokoh masyarakat setempat Ara Suhara pun berterima kasih kepada beberapa pihak yang membantu pemugaran rumah Maryam ini.

Baca Juga: Ingatkan Ancaman Virus Selama Pancaroba, Pakar Kesehatan Sebut Kekebalan Tubuh Lebih Lemah

‎"Saya kemarin hanya membantu masalah perizinan sehingga akhirnya rumah Ceu Iyam (panggilan Maryam) bisa dibangun," ucapnya.

Halaman:

Editor: Abdul Muhaemin


Tags

Komentar

Artikel Rekomendasi

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Pikiran Rakyat Media Network

X