Semua Paslon Sepakat Mengimbau Massa Pendukung untuk Tak Datang ke Lokasi Pengundian Nomor Urut

- 23 September 2020, 18:47 WIB
Ilustrasi Pilkada Serentak 2020. /Pikiran-Rakyat.com/Fian Afandi

PIKIRAN RAKYAT - Seluruh tim pasangan calon yang akan berlaga di Pilkada Kabupaten Bandung sepakat untuk mengimbau masa simpatisan dan relawan mereka, untuk tidak datang ke sekitar lokasi pengundian nomor urut di Hotel Sutan Raja, Soreang, Kamis 24 September 2020.

Hal itu sesuai dengan imbauan Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Bandung yang berkomitmen mencegah kerumunan massa demi penerapan protokol kesehatan yang ketat.

Anggota Tim Pemenangan pasangan Dadang Supriatna-Sahrul Gunawan (Bedas) Tarya Witarsa mengatakan, pihaknya sepakat dengan KPU untuk sama-sama menjaga resiko penyebaran Covid-19 selama tahapan Pilkada Kabupaten Bandung 2020.

Baca Juga: 5 Zodiak yang Suka Bergosip di Tempat Kerja, Sagitarius Suka Mengarang Cerita?

Oleh karena itu, ia dan tim sudah menginstruksikan seluruh koordinator kecamatan, untuk mengimbau semua pendukung mulai dari kader parpol pengusung, simpatisan hingga relawan untuk tidak datang ke lokasi pengundian nomor urut paslon.

"Semua parpol pengusung sudah mengimbau kadernya untuk tidak datang. Begitu juga di tim pemenangan, kami instruksikan korcam untuk mengimbau simpatisan dan relawan untuk menunggu di rumah masing-masing saja," kata Tarya saat dihubungi Rabu 23 September 2020.

Terkait keinginan para pendukung untuk menyaksikan proses pengundian nomor urut, Tarya melansir saat ini timnya tengah menyiapkan sarana siaran langsung lewat berbagai media alternatif. Nantinya, para pendukung bisa menyaksikan siaran dari anggota tim yang datang ke lokasi.

Baca Juga: Tanpa Marc Marquez, Stefan Bradl Ungkap Sederet Kenangan Manis di MotoGP Catalunya

Hal senada diungkapkan oleh Ketua Tim Pemenangan pasangan Kurnia Agustina-Usman Sayogi (NU), Cecep Suhendar. Ia mengaku timnya mendukung penuh imbauan KPU karena pasangan NU juga lebih mengedepankan kesehatan, keamanan dan keselamatan para pendukungnya ketimbang euforia yang bisa menimbulkan kerumunan dan beresiko penyebaran Covid-19.

Halaman:

Editor: Abdul Muhaemin


Tags

Komentar

Artikel Rekomendasi

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Pikiran Rakyat Media Network

X