Yana: Komunitas Disabilitas Kota Bandung Jadi Garda Terdepan Mencegah Covid-19 Kaum Difababel

- 18 September 2020, 10:37 WIB
WAKIL Wali Kota Bandung Yana Mulyana secara simbolis menyerahkan bantuan sembako kepada penyandang disabilitas di acara deklarasi komunitas disabilitas Kota Bandung, di Sekretariat NPCI Kota Bandung, Kamis 17 September 2020.* /Pikiran-Rakyat.com/Miradin Syahbana

PIKIRAN RAKYAT - Pemerintah Kota Bandung mengaku tak bisa seorang diri dalam mencegah penyebaran virus corona Covid-19. Untuk itu, kehadiran komunitas seperti Komunitas Disabilitas Kota Bandung sangat diperlukan menjadi garda terdepan mencegah Covid-19 bagi kaum difabel.

"Mencegah pandemi virus corona tidak bisa kami seorang diri. Jadi memang sangat perlu dibentuk komunitas-komunitas seperti ini dimana mereka bisa saling mengingatkan satu sama lain. Pencegahan Covid-19 melalui komunitas akan lebih efektif," ucap Wakil Wali Kota Bandung Yana Mulyana seusai menghadiri deklarasi komunitas disabilitas Kota Bandung, di Sekretariat NPCI Kota Bandung, Kamis 17 September 2020.

Yana menuturkan, kedisiplinan diri akan menjadi kunci utama penyebaran Covid-19. Oleh karena itu, Yana berharap Komunitas Disabilitas Kota Bandung tak henti-hentinya mensosialisasikan 3 M (mencuci tangan, menggunakan masker dan menjaga jarak) serta 1 T (tidak berkerumun).

Baca Juga: Ini Isi Percakapan Iwan Bule di Telepon saat Jeda, Timnas Indonesia U-19 Berbalik Kalahkan Qatar

"Jika 3 M dan 1 T ini betul-betul dilakukan, saya yakin Kota Bandung bisa mencegah Covid-19. Karena memang kita tidak tahu siapa yang menularkan dan ditularkan. Jadi kita harua betul-betul disiplin diri," katanya.

Yana mengatakan sebagai seorang yang pernah merasakan terserang Covid-19, pihaknya pastikan virus ini sangat berbahaya. Dampaknya, setelah sembuh Yana mengaku masih paranoid terhadap virus Corona dengan menganggap semua orang positif Covid-19.

"Saya merasakan antara hidup dan mati selama dua bulan sebelum dinyatakan sembuh. Saya akui sampai sekarang masih paranoid dengan menganggap semua positif Corona. Jadi memang kita perlu disiplin diri," katanya.

Baca Juga: Cegah Terjadinya Penyelewengan, Penyaluran Bansos di Kota Tasikmalaya Diawasi Saber Pungli

Apalagi, menurut Yana, berdasarkan survei saat ini tingkat kepatuhan masyarakat cenderung berkurang. Akibatnya, penyebaran Covid-19 kembali masif setelah sebelumnya sempat landai.

Halaman:

Editor: Abdul Muhaemin


Tags

Komentar

Artikel Rekomendasi

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Pikiran Rakyat Media Network

iNSulteng

Motor Tukang Ojek Diembat Maling

20 Oktober 2020, 02:49 WIB
X