Jejak Gunung Api Purba di Rajamandala, Pemandian Cipanas di Kabupaten Bandung Barat

- 5 Agustus 2020, 20:10 WIB
Sejumlah bocah bermain di kolam pemandian air panas di Kampung Cipanas, Desa Rajamandala Kulon, Kecamatan Cipatat, Kabupaten Bandung Barat, Rabu (5/8/2020). Sumber mata air panas itu menjadi bukti adanya gunung api purba di kampung tersebut di masa lalu.* /Pikiran-Rakyat.com/Bambang Arifianto

PIKIRAN RAKYAT - Tak ada gunung di kawasan Kampung Cipanas, Desa Rajamandala Kulon, Kecamatan Cipatat, Kabupaten Bandung Barat. Hanya ada perbukitan saja mengelilingi wilayah yang masuk wilayah Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) Saguling itu.

Tak dinyana, kampung tersebut memiliki sumber air panas yang dikelola warga menjadi kolam-kolam pemandian bagi wisatawan. Keberadaannya menjadi penanda jejak letusan gunung api purba.

Batu besar dengan ukuran dan tinggi melebihi rumah-rumah warga tersebut menyembul di area pintu masuk pemandian air panas di Kampung Cipanas, Desa Rajamandala Kulon, Rabu 5 Agustus 2020.

Baca Juga: SpaceX Uji Coba Roket Starship, Elon Musk: Mars Terlihat Nyata

Batu itu unik lantaran dililit akar pohon yang hidup menempel di sana. Selepas melintasinya, pengunjung memasuki deretan warung-warung milik warga Cipanas. Di dalamnya, tersedia kolam serta bak berisi air panas untuk berendam air panas. Demikianlah keadaan pemandian yang berada di kawasan PLTA Saguling tersebut.

Terik matahari siang itu tak menyurutkan sejumlah pengunjung lokal untuk berendam di sana. Supiyatin, 47 tahun, warga Cipanas tak mengetahui secara persis kapan sumber air panas itu bermula di kampungnya. Pokoknya, tutur Supiyatin, keberadaannya telah ada jauh sebelum Bendungan PLTA Saguling dibangun.

Mata air panas itu muncul dari sela-sela bebatuan yang berada di bagian atas perkampungan. Warga kemudian menampungnya dalam bak kemudian menyalurkanya melalui pipa-pipa ke warung-warungnya sebagai sumber air panas kolam mereka.

Baca Juga: Inovasi Baru di Tengah Persaingan Transportasi Basis Online, Angkot di Depok Bakal Pasang AC

"Ada sekitar 10 kolam (di Cipanas)," kata Supiyatin. "Dulu, pertama kali (masih) berupa pancuran untuk berobat," ucapnya.

Halaman:

Editor: Abdul Muhaemin


Tags

Komentar

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Pikiran Rakyat Media Network

X