Semangat Juang dan Pengabdian Tinggi pada Negara, Abah Ii Ingin Menjadi Anggota Linmas Sampai Mati

- 5 Agustus 2020, 14:54 WIB
Abah Ii Suparlan.* /Pikiran-Rakyat.com/Handri Handriansyah

PIKIRAN RAKYAT - Waktu menunjukan pukul 11.00 WIB ketika Ii Suparlan pulang dari sawah di tengah cuaca cukup terik pada Rabu 5 Agustus 2020. Namun kakek berusia 85 tahun itu tetap melangkah tegap layaknya seorang tentara.

Sampai di rumahnya di Kampung Baru Embe RT 04/24, ia pun hanya beristirahat sejenak sebelum langsung mengenakan seragam petugas Perlindungan Masyarakat (Linmas) kebanggaannya.

Merapikan baju sejenak selangkah dari pintu rumah, pria yang akrab disapa Abah Ii itu pun kemudian kembali berpamitan kepada istrinya Atikah (70) untuk bertugas mengontrol kesiapan warga dalam menghias kampung jelang HUT RI ke-75.

Baca Juga: Trump Curiga Ledakan di Lebanon Adalah Serangan Bom, Dapat 'Bisikan' dari Para Jenderal AS

Ya, di usia senja, Abah Ii memang masih setia mengabdikan diri sebagai petugas Linmas di Desa Tenjolaya, Kecamatan Pasirjambu, Kabupaten Bandung. Bahkan kesetiaannya itu membuat Ii tegas meminta pemerintah desa dan Bidang Linmas Satpol PP Kabupaten Bandung untuk tak memensiunkan dirinya.

"Janganlah pak, saya jangan dipensiunkan. Saya ingin mengabdi sebagai petugas Linmas sampai akhir hayat," kata Abah Ii kepada sang Kepala Desa, Ismawanto Somantri di depan awak media.

Abah Ii pun menceritakan bahwa dirinya sudah mengabdi sebagai linmas sejak berusia belasan tahun dan ketika itu masih bernama Organisasi Keamanan Desa (OKD) pada zaman pemberontakan PKI 1965. Berganti nama menjadi organisasi Pertahanan Sipil (Hansip) pada 1972 dan menjadi Linmas pada 2014, pria kelahiran 10 April 1935 itu tetap setia mengabdi.

Baca Juga: Berbeda dengan AS, PM Australia Sebut TikTok Tidak Ada Bukti Salah Gunakan Data Pengguna

"Saya menjadi anggota OKD, hansip sampai menjadi Linmas sudah mengalami zaman empat orang kepala desa yang sudah meninggal dunia dan pak kades yang sekarang dua periode. Saya sempat ikut menjadi petugas keamanan pada zaman pemberontakan DI/TII Kartosoewirjo di Ciwidey bersama pelatih saya Bapak Agus Badra dan Letnan Adis dari TNI," kata Abah Ii.

Halaman:

Editor: Abdul Muhaemin


Tags

Komentar

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Pikiran Rakyat Media Network

X