DS-Sahrul Gunawan Berpeluang Besar, Gun Gun Siapkan Kejutan di Pilkada Kabupaten Bandung

- 2 Agustus 2020, 16:04 WIB
Ilustrasi Pilkada serentak 2020. /ANTARA FOTO/FAUZAN

PIKIRAN RAKYAT – Poros koalisi baru Partai Kebangkitan Bangsa (PKB)- Partai Nasdem - Partai Demokrat memberikan perubahan signifikan dalam peta kekuatan politik jelang Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kabupaten Bandung 2020.

Terlebih Lingkaran Survei Indonesia (LSI) Network Denny JA melansir bahwa pasangan yang diusung oleh tiga parpol tersebut, yaitu Dadang Supriatna (DS)-Sahrul Gunawan, memiliki elektabilitas yang cukup tinggi.

Peneliti Senior sekaligus Direktur Eksekutif Citra Komunikasi LSI Denny JA, Toto Izul Fatah menilai DS-Sahrul sebagai pasangan baru yang memiliki peluang tak kalah besar untuk menang dalam Pilkada Kabupaten Bandung 2020.

Baca Juga: Tidak Hanya Ditilang, Pelanggar Lalu Lintas di Padang juga Diberi Tausiah oleh Ustaz

"Kedua figur tersebut memiliki bekal elektabilitas yang saling menguatkan," ujarnya dalam rilis yang diterima Pikiran-rakyat.com, Minggu, 2 Agustus 2020.

Menurut Toto, data survei LSI beberapa bulan lalu menunjukan bahwa DS dan Sahrul secara pribadi masing-masing sudah memiliki bekal elektabilitas yang tinggi. Bahkan keduanya masuk dalam empat besar bakal calon dengen eletabilitas tertinggi.

Dari data tersebut, kata Toto, elektabilitas tertinggi memang masih dimiliki oleh Wakil Bupati Bandung Gun Gun Gunawan sebagai bakal calon bupati dari Partai Keadilan Sejahtera (PKS). Saat itu, Gun Gun tersurvei masih memiliki elektabilitas hingga 20,0 persen.

Baca Juga: [UPDATE] Kasus Virus Corona Indonesia per 2 Agustus 2020 Naik Jadi 111.455 Jiwa

Di bawah Gun Gun, Sahrul sebagai bakal calon wakil bupati dari Nasdem, menempel ketat dengan elektabilitas 20,5 persen. Sedangkan DS dengan elektabilitas 14,3 persen berada di posisi ketiga, namun masih di atas istri Bupati Bandung Kurnia Agustina Naser sebagai bakal calon bupati dari Partai Golkar dengan elektabilitas 13,9 persen.

“Jika merujuk pada data survei beberapa bulan lalu itu, pasangan DS-Sahrul jelas memiliki elektabilitas paling tinggi sebagai pasangan, sehingga potensi mereka memenangkan Pilkada Bandung sangat besar. Soalnya di luar empat figur itu, bakal calon lain masih memiliki elektabilitas dibawah 7 persen," kata Toto.

Meskipun demikian, Toto melansir bahwa hasil survei tersebut masih sangat dinamis dan bisa berubah dalam kondisi saat ini.

Baca Juga: 9 Klaim Hadi Pranoto Soal Obat Herbal Antibodi Covid-19, 3 Hari Sembuh hingga Hasil Riset 20 Tahun

loading...

Apalagi ketika itu survei dilakukan ketika semua bakal calon belum melakukan sosialisasi yang massif, belum ada simulasi pasangan, dan masih terjadi tarik-menarik bakal calon oleh sejumlah parpol pengusung.

Terlepas dari semua itu, Toto mengibaratkan Sahrul seperti seorang “gadis cantik” yang jika dipinang oleh salah satu bakal calon sangat potensial, maka akan menjadi kunci kemenangan.

Diterimanya pinangan DS kepada Sahrul pun jelas mengubah peta kekuatan politik yang selama ini digadang-gadang terpusat pada tiga parpol besar Golkar, PKS dan PDIP.

Baca Juga: Inter Milan Bungkam Atalanta, Conte Akui Belum Puas Raih Posisi Kedua

Toto menambahkan, pasangan DS-Sahrul menjadi ancaman besar bagi kandidat lain termasuk Gun Gun maupun Kurnia Agustina.

Terlebih Golkar sendiri kini ditinggalkan oleh PKB, sedangkan PKS ditinggalkan oleh Demokrat dan bahkan terancam tak memiliki tiket karena masih kekurangan satu kursi di DPRD untuk mengusung bakal calon.

Halaman:

Editor: Gita Pratiwi


Tags

Komentar

Artikel Rekomendasi

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Pikiran Rakyat Media Network

X