Terbaru, Kasus Klaster Secapa AD Kota Bandung Alami Pengurangan Jumlah Positif Covid-19

- 13 Juli 2020, 17:36 WIB
Gerbang Secapa AD, Jalan Abdul Hamid, Kota Bandung, Jawa Barat, Jumat, 10 Juli 2020. /Pikiran-rakyat.com/ADE BAYU INDRA

PIKIRAN RAKYAT - Kepala Dinas Penerangan TNI AD, Brigadir Jenderal TNI Nefral Firdaus menyatakan 98 orang personel di Secapa AD yang sempat dinyatakan positif Covid-19 ternyata negatif Covid-19. Hal tersebut dikarenakan ke-98 orang tersebut telah menjalani tes Polymerase Chain Reaction (PCR).

"Jadi sesuai protokol telah dilakukan swab kedua kepada sebagian dari 1.280 personel positifCovid-19 di Secapa AD, 7 hari sebelumnya juga sudah diadakan swab. Jadi dari hasil Lab PCR swab kedua ini 98 orang dinyatakan negatif," kata Nefral melalui keterangan tertulisnya pada Senin 13 Juli

Sehingga kata Nefral, pasien positif Covid-19 di Secapa AD pada Senin 13 Juli 2020 tinggal 1.182 orang. Sementara untuk pasien positif di Pusdikpom yang jumlahnya 101 orang belum dilakukan swab kedua. Hal ini dikarenakan tes swab baru bisa dilakukan setelah satu minggu tes swab pertama.

Baca Juga: Usai Temuan Kasus Positif Covid-19, Pemkot Bogor Tutup Salah Satu Swalayan

Dibenarkan pula oleh Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanggulangan Covid-19 Jawa Barat Ridwan Kamil. Menurut Ridwan berdasarkan laporan sementara jumlah prajurit TNI AD yang terpapar Covid-19 di Secapa AD berkurang sebanyak 98 orang.

loading...

"Jadi tadi kami menerima laporan dari Pangdam III/Siliwangi ada 98 orang sudah negatif. Ini adalah yang di Secapa AD," kata Ridwan saat konferensi pers di Makodam III/Siliwangi Jalan Aceh, Kota Bandung pada Senin 13 Juli 2020.

Menurut Ridwan Gugus Tugas Jabar akan secara rutin melakukan tes swab di berbagai institusi pendidikan. Diharapkan Pemprov Jabar pun nantinya memiliki data kondisi kesehatan tempat sekolah yang memiliki asrama-asrama.

Baca Juga: Kebijakan Baru NASA untuk Menghentikan Astronot Bawa 'Virus Alien' dari Luar Bumi

"Beberapa hari ke depan pun kami akan melakukan tes swab kepada warga sekitar. Ini berlaku di setiap tempat yang memiliki institusi kenegaraan. Baik dari institusi yang sudah benar-benar positif terpapar maupun institusi yang kemungkinan ada yang terpapar," katanya.

Halaman:

Editor: Abdul Muhaemin


Tags

Komentar

Artikel Rekomendasi

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Pikiran Rakyat Media Network

X