Siaran Analog Berhenti, Warga Cimahi Rasakan Layar TV Jadi 'Penuh Semut'

- 3 Desember 2022, 13:50 WIB
Televisi milik warga yang  terdampak migrasi siaran TV analog ke TV atau Analog Switch Off (ASO) Sabtu (3/12/2022).
Televisi milik warga yang terdampak migrasi siaran TV analog ke TV atau Analog Switch Off (ASO) Sabtu (3/12/2022). /Pikiran Rakyat/Ririn Nur Febriani

PIKIRAN RAKYAT - Masyarakat Kota Cimahi mulai merasakan dampak migrasi siaran TV analog ke TV atau Analog Switch Off (ASO), Sabtu, 3 Desember 2022.

Masyarakat yang masih menggunakan TV tabung maka tayangan tv menjadi buram dan 'bersemut', kebalikannya warga yang sudah pakai TV digital menilai kualitas tayangan lebih baik. Seperti diungkapkan warga Cigugur Tengah, Deuis (21).

"Tayangan jadi semut semua karena TV-nya masih TV tabung. Katanya sudah berubah jadi TV digital," ujarnya.

Menurut Deuis, jika kondisi tersebut terus berlangsung, maka dia harus membeli set top box (STB).

Baca Juga: Komplotan Spesialis Pencuri Sekolah Dibekuk, dari Maluku Sengaja Cari Modal untuk Tahun Baruan

"Kalau begini terus ya pakai STB. Harus beli dulu ya, kalau untuk beli TV digital yang baru ya belum ada biayanya," katanya.

Dia mengatakan, keluarganya masih menggunakan TV untuk mendapat hiburan.

"TV masih dipakai, terutama buat lihat berita atau tayangan event olahraga, acara kartun. Ya masih pada nonton TV," ujarnya.

Hal berbeda diungkapkan warga lain, Caca (45) asal Citeureup.

Halaman:

Editor: Ahlaqul Karima


Tags

Artikel Pilihan


Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Pikiran Rakyat Media Network

x