Bandung Siapkan Stimulan Guna Mewujudkan Target 50 Titik Tambahan Buruan SAE

- 24 November 2022, 21:35 WIB
ATANG menyiram tanaman cabai yang ada di lahan berkebun kelompok Kebun Sauyunan, RW 3 Kelurahan Sarijadi, Kecamatan Sukasari, Kota Bandung, Rabu, 9 November 2022. Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kota Bandung menargetkan tambahan 50 titik Buruan SAE pada 2023.
ATANG menyiram tanaman cabai yang ada di lahan berkebun kelompok Kebun Sauyunan, RW 3 Kelurahan Sarijadi, Kecamatan Sukasari, Kota Bandung, Rabu, 9 November 2022. Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kota Bandung menargetkan tambahan 50 titik Buruan SAE pada 2023. /Pikiran Rakyat/Satira Yudatama

PIKIRAN RAKYAT - Pemerintah Kota Bandung melalui Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) menyiapkan kebutuhan guna mewujudkan target penambahan 50 titik Buruan Sehat Alami Ekonomis (SAE) pada 2023.

Guna menstimulasi aktivitas pada titik baru Buruan SAE, DKPP Kota Bandung memberikan stimulan yang mendukung delapan komponenn yakni ikan, proses kompos, pembibitan, tanaman buah, sayur, ternak, toga, dan olahan hasil berkebun.

Kepala DKPP Kota Bandung Gin Gin Ginanjar menyampaikan, kelompok baru Buruan SAE bakal beroleh paket saat hendak memulai aktivitas.

Baca Juga: Kompensasi Kenaikan Harga BBM, Ribuan Sopir Angkum di Garut Terima BLT

"Sejumlah di antaranya, 5 ekor ayam, 100 ekor ikan. Hal yang pasti, kami menyediakan peralatan beserta bibit yang memenuhi delapan komponen Buruan SAE," tutur Gin Gin pada Kamis, 24 November 2022.

Kebutuhan penunjang dalam mewujudkan tambahan 50 titik Buruan SAE, ucap Gin Gin, teralokasi pada APBD Kota Bandung 2023. Hanya, Gin Gin tidak ingat angka tepat alokasi anggarannya.

"Perlu membuka catatan. Terlebih, alokasi tersebar di tiap-tiap bidang. Misal, pengadaan ikan, berada di bidang perikanan, pengadaan bibit di bidang pertanian," ucap Gin Gin.

Bersamaan dengan pemberian stimulan materiel, Gin Gin mengatakan, ada sosialisasi beserta pendampingan pada kelompok baru Buruan SAE nanti. Hal itu termasuk dalam hal penerapan model bertanam atau berkebun terkini.

Baca Juga: Bisa Bahaya, BMKG Larang Masyarakat Bangun Tenda Mandiri di Dekat Lembah

Halaman:

Editor: Ahlaqul Karima


Tags

Artikel Pilihan

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Pikiran Rakyat Media Network

x