Pengusaha Karaoke Akui Peraturan 30 Persen Pengunjung Tidak Menguntungkan secara Bisnis

- 7 Juli 2020, 19:22 WIB
Pemilik Masterpiece Karaoke di Jalan Pasir Kaliki Kota Bandung, Roely Panggabean, keluhkan batasan pengunjung 30 persen selama AKB (Adaptasi Kebiasaan Baru) yang dianggapnya tak menguntungkan secara bisnis. /Pikiran-Rakyat.com/Rio Rizky Pangestu

PIKIRAN RAKYAT - Roely Panggabean, pemilik Masterpiece Karaoke di Jalan Pasir Kaliki Kota Bandung, mengatakan Peraturan Wali Kota Bandung (Perwal) yang mensyaratkan batas maksimal jumlah pengunjung sebanyak 30 persen selama masa adaptasi kebiasaan baru (AKB), tidak akan menguntungkan secara bisnis.

Peraturan itu termaktub dalam pasal 19 ayat 4 Perwal Nomor 37 Tahun 2020 tentang pelaksanaan AKB di tempat wisata, yang menetapkan batas maksimal pengunjung sebanyak 30 persen.

"Itu tidak akan menguntungkan. Tapi, paling tidak menjadi win-win solution untuk (menggaji-red) pegawai kami, yang setelah kami hitung-hitung jumlahnya ada 6.000," kata Roely, Selasa, 7 Juli 2020.

Baca Juga: Statistik Persib: Tiga Pemain Tertua Skuad Maung Bandung di Liga 1 2020

"Kami juga sudah tidak sanggup untuk membiayai nafkah, gaji, dan lain-lain karena memang kondisinya seperti ini," imbuhnya.

loading...

Roely berharap, tempat usahanya dapat diizinkan beroperasi kembali walau harus menerapkan aturan-aturan yang baru yang ditetapkan Pemerintah Kota Bandung.

"Mudah-mudahan dengan beroperasinya lagi tempat ini bisa jadi solusi untuk (menggaji-red) pegawai. Semoga wabah ini cepat selesai sehingga kami bisa beroperasi lagi dengan normal," ungkapnya.

Baca Juga: Rata-rata Lama Sekolah di Jawa Barat Baru 8,3 Tahun

Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Bandung sudah meninjau kesiapan Masterpiece Karaoke dalam menerapkan protokol kesehatan pada Selasa, 7 Juli 2020.

Halaman:

Editor: Agil Hari Santoso


Tags

Komentar

Artikel Rekomendasi

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Pikiran Rakyat Media Network

X