Waspada Oplosan Daging Sapi dan Celeng Dijajakan Bakso Keliling hingga Menu Rumah Makan di Cimahi

- 30 Juni 2020, 22:01 WIB
Kepolisian menunjukkan barang bukti daging celeng dan sapi oplosan di Cimahi. /Pikiran-Rakyat.com/Ririn Nur Febriani

PIKIRAN RAKYAT - Masyarakat perlu mewaspadai penjualan baso hingga olahan makanan berbahan daging di rumah makan. Pedagang jangan berbuat curang dengan mengklaim daging celeng sebagai daging sapi karena merugikan pembeli.

"Tidak perlu merasa resah, karena yang penting warga harus waspada dan teliti saat membeli daging atau makanan olahan daging. Kenali ciri-ciri fisik dan tekstur daging sapi dan daging babi agar tidak mudah dikelabui oleh pedagang yang curang," ujar Kapolres Cimahi AKBP M. Yoris Maulana Yusuf Marzuki didampingi Kasat Reskrim Polres Cimahi AKP Yohannes Redhoi Sigiro di Mapolres Cimahi Jalan Jend. Amir Mahmud Kota Cimahi, Selasa 30 Juni 2020.

Baca Juga: Blink India Serang YG Entertainment Terkait Patung dalam MV BLACKPINK 'How You Like That'

Berita "PR" sebelumnya, jajaran Satreskrim Polres Cimahi mengungkap kasus penjualan daging celeng yang dipasarkan di sejumlah wilayah di Jawa Barat. Daging tersebut dijual oleh pembelinya dengan dioplos daging sapi dengan diolah menjadi bahan bakso hingga olahan makanan di rumah makan.

Dalam kasus tersebut, Polres Cimahi mengamankan 4 orang tersangka masing-masing berinisial TS (45) dan suaminya RD (24) penjual daging celeng warga Jalan Halte Utara 04/01 Kelurahan Dungus Cariang Kecamatan Andir Kota Bandung, D (49) penjual daging celeng oplos daging sapi warga Kabupaten Tasikmalaya, dan N alias M (38 ) penjual daging Warga Kabupaten Purwakarta.

loading...

Baca Juga: Sempat Memanas, Demo Tolak Ratusan TKA Tiongkok di Konawe Sultra Jadi Tontonan Warga Desa Ambaipua

"Tersangka dalam kasus ini sebanyak 5 orang, satu orang belum diamankan pemilik salah satu rumah makan di Kota Bandung karena rumah makan tersebut tutup sejak pandemi Covid-19," imbuhnya.

Daging celeng tersebut dijual seharga Rp. 40.000-50.000,-/Kg. Ada yang dijual sebagai bahan baku bakso, dijadikan daging olahan makanan (rendang), kemudian dijual dengan cara dioplos dengan menggunakan daging sapi impor maupun daging sapi lokal.

Baca Juga: Usai ASEAN Kecam Tiongkok di Laut China Selatan, Kapal Induk AS Lakukan Latihan Bersama

Halaman:

Editor: Ari Nursanti


Tags

Komentar

Artikel Rekomendasi

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Pikiran Rakyat Media Network

X