PSBB Secara Proporsional, Jadi Cara Pemkot Bandung Perketat Pengawasan Protokol Kesehatan

- 1 Juni 2020, 09:23 WIB
SUASANA pelaksanaan Pembatasan Sosial Berskala Besar di Jalan Merdeka, Kota Bandung, Minggu (29/5/2020). Jika relaksasi ekonomi diterapkan, maka pembatasan aktivitas masyarakat tidak lagi terlalu ketat, namun jika PSBB kembali diperpanjang maka pusat perbelanjaan tidak diizinkan beroprasi. /ARMIN ABDUL JABBAR/

PIKIRAN RAKYAT - Pemerintah Kota Bandung resmi menerapkan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) secara proporsional. 

PSBB proporsional ini sudah memperbolehkan toko-toko mandiri atau di luar pusat perbelanjaan untuk kembali beroperasi, serta restoran atau cafe pun sudah boleh melayani layanan makan di tempat. 

Kepala Bagian (Kabag) Hukum Pemkot Bandung, Bambang Suhari mengatakan, dalam rangka pengawasan, seluruh perangkat daerah terkait akan melakukan pengawasan dan evaluasi di bidangnya masing-masing.

Baca Juga: Mendadak New Normal

Hal ini dilakukan agar semua sektor yang diperbolehkan beroperasi benar-benar menerapkan protokol kesehatan dan menjalankan semua aturan PSBB. 

loading...

Adapun beberapa aturan yang harus dipatuhi yang tertuang dalam peraturan wali kota (Perwal) Nomor 32 Tahun 2020 tentang PSBB dalam Rangka Percepatan Penanganan COVID-19, sekaligus Perubahan Ketiga Perwal Nomor 21 Tahun 2020.

"Jadi tidak hanya oleh gugus tugas tingkat kota Bandung, tingakat kecamatan dan keluruhan, maka pemantauan dan evaluasi akan dilakukan seperti fasilitas kesehatan akan dilakukan oleh dinas kesehatan. Untuk perdagangan dan perindustrian akan dilakukan Disdagin. Lalu dinas ketahanan pangan akan menangani pemantauan dan evaluasi untuk sektor bahan pangan, minuman dan lainnya,"

Baca Juga: Sumedang Bersiap Sambut New Normal, Dilaksanakan Mulai 2 Juni 2020

"Dinas komunikasi dan informatika akan melakukan pengawasan di sektor informasi dan teknologi komunikasi termasuk media jurnalis atau kantor pers. Kemudian Satpol PP akan melakukan pemantauan dan evaluasi di seluruh perkantoran yang ada di kota Bandung," jelas Bambang saat on ai di Radio PRFM 107.5 News Channel.

Halaman:

Editor: Yuni

Sumber: PRFM News


Tags

Komentar

Artikel Rekomendasi

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Pikiran Rakyat Media Network

X