Perpanjangan PSBB Kota Bandung, Jumlah Pengunjung Tempat Ibadah Dibatasi

- 30 Mei 2020, 14:22 WIB
PENGENDARA sepeda melintas di depan toko pakaian yang tutup saat pelaksanaan Pembatasan Sosial Berskala Besar di Jalan Merdeka, Kota Bandung, Minggu (29/5/2020). Jika relaksasi ekonomi diterapkan, maka pembatasan aktivitas masyarakat tidak lagi terlalu ketat, namun jika PSBB kembali diperpanjang maka pusat perbelanjaan tidak diizinkan beroprasi. /ARMIN ABDUL JABBAR/PR

PIKIRAN RAKYAT – Tempat ibadah seperti masjid, gereja, vihara, dan lainnya diizinkan kembali dibuka di Kota Bandung, meski pembatasan sosial berskala besar (PSBB) diperpanjang.

Dalam penerapan PSBB Bandung sebelumnya, tempat ibadah ditutup untuk aktivitas dengan kelompok massa.

Meski demikian per Sabtu, 30 Mei 2020 ini, jumlah pengunjung tempat ibadah di Kota Bandung dibatasi.

 Baca Juga: Mantan Menantu Ratu Elizabeth Ungkap Curahan Hati Tepat di Hari Pernikahan Putrinya yang Batal

"Tempat ibadah juga kita batasi 30 persen. Tapi tentu semuanya dengan protokol kesehatan yang ketat," kata Wali Kota Bandung Oded M Danial, di Balai Kota Bandung, seperti dilansir Antara.

Menurut Oded, jika terdapat lebih dari 30 persen kapasitas, pengunjung haru antre dan ikut ke rombongan Jemaah selanjutnya.

loading...

Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Bandung, Ema Sumarna menjelaskan setiap keluar masuk tempat peribadatan, bakal dilakukan sejumlah pemeriksaan yang sesuai dengan protokol kesehatan pencegahan COVID-19.

Baca Juga: Peneliti Yakin Adanya Kecepatan Evolusi Usai Temukan Fosil Serangga Tertua Berusia 425 Juta Tahun

"Misalnya kapasitasnya 30 orang, yang boleh masuknya 10 orang, kalau ada 11 orang, yang 1 nunggu diluar. Pokoknya maksimum 30 persen. Protokolnya harus ketat, pakai thermo gun," kata Ema.

Dia juga mengatakan bahwa tidak menutup kemungkinan pembatasan-pembatasan ini bakal semakin dilonggarkan. Maka ia harap seluruh pihak dapat lebih disiplin dalam menyikapi PSBB jilid keempat di Kota Bandung tersebut.

"Peribadatan boleh tapi 30 persen, karena kita masih zona kuning. Kalau kita ingin biru, mari kita disiplin semua, hingga menuju hijau," katanya.***

Editor: Gita Pratiwi

Sumber: Antara


Tags

Komentar

Artikel Rekomendasi

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Pikiran Rakyat Media Network

X