Ditegur karena Masker, Oknum Anggota Polrestabes Bandung Marahi Polisi Lain di Pos PSBB

- 25 Mei 2020, 15:26 WIB
TANGKAPAN layar video oknum polisi tak bermasker marahi polisi yang berjaga di Pos PSBB Kecamatan Ciparay, Kabupaten Bandung, Senin , 25 Mei 2020.* /ANTARA

PIKIRAN RAKYAT – Seorang oknum anggota Polrestabes Bandung marah-marah ketika ditegur soal penggunaan masker di salah satu pos check point PSBB Kabupaten Bandung.

Oknum polisi yang mengendarai Fortuner itu sempat diminta turun dan menghadap seorang perwira di pos jaga.

Namun, ia malah kabur, dan mobil yang dikendarai polisi berpangkat Bripka itu hampir menabrak kendaraan lain.

Baca Juga: Hong Kong Kaitkan Demonstrasi Menentang UU Keamanan Nasional Tiongkok dengan Terorisme

Video marah-marah oknum polisi berinisial H itu telah tersebar di media sosial.

Berdasarkan laporan Kantor Berita Antara, peristiwa itu terjadi di pos pembatasan sosial berskala besar (PSBB), Kecamatan Ciparay, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, Senin, 25 Mei 2020.

Dari laporan Bripka Rizal yang berjaga, oknum polisi tersebut menggunakan mobil Fortuner hitam bernomor polisi D-1087-TI.

Baca Juga: Tabrakan Maut Bus Transjakarta dan Bajaj Telan Korban, Humas Ungkap Kronologi Kejadian

"Betul ada kejadian seperti itu, tadi mungkin dia lagi buru-buru, salah paham," kata Kapolsek Ciparay AKP Suyatno saat dikonfirmasi.

Oknum polisi tersebut saat diingatkan oleh petugas justru marah, kemudian mengajak berkelahi.

Selain itu, oknum polisi itu bertanya kepada petugas soal lulusan angkatan berapa dengan kata-kata kasar.

Baca Juga: Dian Sastro Beberkan Asal-usul Dirinya Bisa Dekat dengan Member Secret Number Dita Karang

Bripka Rizal yang berjaga di pos PSBB tersebut lantas melaporkan kejadian itu kepada perwira pengendali pos Ipda Ahmad.

Oknum polisi tersebut diminta turun dari kendaraannya oleh Ahmad.

Bukannya berdamai, oknum polisi tersebut justru kabur menggunakan kendaraannya, bahkan hampir menabrak kendaraan lain.

Baca Juga: Daftar Harga Mobil Murah Toyota Mei 2020, Dijual Mulai Rp 100 Jutaan

Oknum tersebut sudah dicatat identitasnya, termasuk tempatnya bertugas.

Menurut dia, oknum polisi itu kini sudah ditangani oleh Polrestabes Bandung.

"Sekarang sudah ditangani tempatnya berdinas, sudah dilaporkan," katanya.***

Editor: Gita Pratiwi

Sumber: Antara


Tags

Komentar

Artikel Rekomendasi

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Pikiran Rakyat Media Network

X