Kritisi Pelayanan, Ombudsman Jabar Soroti Ketidaksiapan Pos Indonesia dalam Pembagian Bansos

- 22 Mei 2020, 16:58 WIB
ILUSTRASI protokol kesehatan.* //pixabay

PIKIRAN RAKYAT - Ombudsman Jawa Barat mengkritik keras pelayanan salah satu Kantor Pos di Kota Bandung dalam menyalurkan bantuan sosial (Bansos) di wilayah Jalan Jakarta. 

Pasalnya, saat kegiatan bansos berlangsung didapati ada warga dari tiga kelurahan yang berkumpul, sehingga penumpukan dan antrean pun tidak terhindarkan dari pagi hingga sore hari. 

Kepala Keasistenan Bidang Pencegahan Ombudsman Jawa Barat, Fitry Agustine mengatakan salah satu yang terlihat di lapangan adalah ketidaksiapan PT. Pos Indonesia dalam menyambut warga yang berhak menerima bantuan.

Baca Juga: Regulator AS Terus Memperketat Larangan Perdagangan Huawei

“Kami melakukan pemantauannya secara tertutup, kami lakukan dengan wawancara dengan penerima bantuan. Ternyata, mereka pada saat menerima bantuan saat mendapat informasi ini (menerima hak bantuan-red) secara mendadak,” tutur Fitry.

Selain itu, surat undangan yang diterima masyarakat pun tidak menyebutkan secara rinci apa saja protokol kesehatan yang harus dipatuhi. Menurut Fitry, masyarakat hanya diminta untuk memakai masker saja.

Bahkan, ada petugas internal dari PT. Pos Indonesia dan petugas bantuan dari beberapa instansi yang kedapatan tidak memakai masker.

Baca Juga: Pansus III DPRD Jawa Barat: Gubernur Jangan Sibuk Bangun Opini

Artikel ini sebelumnya telah tayang di PRFMNews.id dengan judul "Ombudsman Jabar Kritik Pelayanan Pos Indonesia Saat Salurkan Bansos"

Halaman:

Editor: Yuni

Sumber: PRFM News


Tags

Komentar

Artikel Rekomendasi

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Pikiran Rakyat Media Network

X