Pandemi Covid-19, PDAM Tirta Raharja Minta Pelanggan Baca Meter Mandiri, Foto Water Meternya

- 18 Mei 2020, 14:43 WIB
Ilustrasi - METERAN air. /AGUS KUSNADI/"KP"

PIKIRAN RAKYAT - Para pelanggan air bersih yang dilayani Perusahaan Air Minum Daerah Tirta Raharja Kabupaten Bandung diminta agar mencatat water meter secara mandiri sebelum tanggal 20 mulai April 2020 ini.

Hal itu untuk mengurangi aktivitas lapangan petugas demi mengikuti anjuran pemerintah dalam menjaga jarak antar manusia (physical distancing).

Manager Junior Humas dan Kesekretariatan Perumda Air Minum Tirta Raharja Kabupaten Bandung Sri Hartati, Senin 18 Mei 2020 mengatakan, pihaknya mengimbau para pelanggan untuk menginformasikan foto water meter (meteran  air) serta mencantumkan nomor pelanggan/nomor sambungan pelanggan yang tertera pada rekening bukti pembayaran. 

Baca Juga: Perkuat Persib Sejak 2015, Ini Gol Paling Berkesan bagi Bow Febri Haryadi

"Itu disertai dengan alamat rumah sebelum tanggal 20 dan dikirimkan ke nomor WA 081-222-899-222 atas nama Hendri Sutrisno. Setiap informasi yang masuk akan kami tindaklanjuti demi kenyamanan pelayanan bagi setiap pelanggan," ujarnya.

Menurut Sri, Perumda Air Minum Tirta Raharja juga telah mengeluarkan surat edaran sebagai upaya pencegahan virus corona yang semakin meluas. Pihaknya akan mengikuti aturan pemerintah soal jaga jarak antar manusia (physical distancing), yang akan diterapkan terhadap aktivitas Baca Meter Air pada bulan April 2020 tersebut hingga batas waktu yang belum ditentukan.

Baca Juga: Habib Bahar Smith Langgar PSBB, Asimilasi Bisa Dicabut jika Kesalahan Diulangi

Sementara itu, dia menambahkan, konsumsi masyarakat terhadap air bersih yang dilayani Perusahaan Umum Daerah Air Minum Tirta Raharja Kabupaten Bandung meningkat signifikan sejak pandemi Covid-19. Selain akibat banyaknya masyarakat yang beraktivitas di rumah, hal itu juga terjadi karena perubahan perilaku mereka dalam mengonsumsi air bersih.

loading...

"Sejak Covid-19 ini banyak masyarakat yang berdiam di rumah, automatis pemakaian air meningkat karena banyak masyarakat yang melakukan cuci tangan," katanya.

Baca Juga: Pedagang Pasar dan Karyawan Toko Sasaran Rapid Test Covid-19 di Ciamis

Meski tak menyebutkan jumlah kenaikan konsumsi air, Sri menegaskan, selama Covid-19 ini tak ada kenaikan tarif. Pembayaran tarif sesuai dengan jumlah pemakaian pelanggan. Dengan demikian, menurut dia, kenaikan tagihan konsumen disebabkan perubahan perilaku yang menjadikan penggunaan air meningkat.

Di tengah Covid-19, Perumda Air Minum Tirta Raharja tetap berupaya untuk melakukan operasi produksi dan melakukan suplai air untuk didistribusikan kepada para pelanggan, sehingga masyarakat dapat menggunakan air yang aman dan sehat karena telah memenuhi standar kualitas sesuai dengan Permenkes Air Minum untuk dikonsumsi bagi pelanggan yang ada di wilayah Kota Cimahi, Kabupaten Bandung dan Kabupaten Bandung Barat.

Baca Juga: DI Yogyakarta Benahi Destinasi Wisata Menyambut Kondisi New Normal

Dalam situasi Covid-19 ini juga, kata Sri Hartati,  Perumda Air Minum Tirta Raharja terus melakukan inovasi dengan mempermudah layanan pembayaran bagi setiap pelanggan dengan memfasilitasi beberapa cara pembayaran tagihan, seperti melalui e-commerce, transfer transaksi via ATM dan marketplace lainnya. 

Halaman:

Editor: Syamsul Bachri


Tags

Komentar

Artikel Rekomendasi

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Pikiran Rakyat Media Network

X