Senin, 25 Mei 2020

Al Ma'soem Kumpulkan Infak Karyawan untuk Warga Duafa yang Terkena Dampak Covid-19

- 7 April 2020, 14:28 WIB
PEMBINA Yayasan Al Ma'soem Bandung, Koko Tahkiq Ma'soem (kiri) menyerahkan bantuan kepada tukang becak, ojek pangkalan dan ojek online di sekitar Rancaekak dan Jatinangor, yang usahanya sepi akibat Corona.* /Sarnapi/"PR"

PIKIRAN RAKYAT - Sejak pertengahan Maret lalu, Lembaga Amil Zakat (LAZ) Musa’adatul Ummah Al Ma’soem mengumpulkan infak dari karyawan Al Ma’soem Group dan pengurus Yayasan Al Ma'soem  untuk membantu masyarakat bawah yang ekonominya terdampak  kebijakan penanganan Covid-19. Karena warga harus berada di rumah, sehingga mereka tak bisa mencari nafkah buat keluarganya.

"Banyak juga warga yang tetap berusaha, namun penghasilannya menurun drastis karena sepi," kata Pembina Yayasan Al Ma'soem Bandung, Koko Tahkiq Ma'soem, saat menyerahkan bantuan kebutuhan pokok kepada warga kurang mampu, Selasa, 7 April 2020.

Baca Juga: Melempem di Real Madrid, Zidane seperti Menikah Dua Kali dengan Wanita yang Sama

Infak  yang terkumpul  sejumlah kurang lebih Rp 60 juta yang kemudian dilakukan distribusi tahap pertama pada Selasa 7 April 2020. "Bantuan diserahkan  kepada karyawan harian lepas, pedagang kantin di lingkungan Al Ma’soem Group, tukang ojeg pangkalan dan ojeg online, dan tukang becak di sekitar Dangdeur, Rancaekek," katanya.

Selain itu, untuk membantu mahasiswa, tiap mahasiswa Ma’soem University mendapat subsidi kuota internet. "Hal ini  untuk membantu mereka dalam proses kuliah online dan  pengerjaan tugas dan ujian," ujarnya. 

Baca Juga: Jokowi Gulirkan Program Padat Karya Tunai

Sedangkan selama siswa dan santri  Al Ma'soem belajar di rumah dilakukan penyemprotan disinfektan. "Kita semprot semua  area kampus, ruang kelas dan kamar asrama santri Pesantren Siswa Al Ma’soem untuk pencegahan penyebaran virus Corona," katanya 

Al Ma'soem juga menerapkan protokol ketat untuk mencegah penyebaran Covid-19. "Ketika masuk kampus Al Ma’soem harus ceck suhu tubuh. Orang yang boleh masuk ke kampus bila  suhu tubuhnya di bawah 37,8 derajat Celsius," ujarnya. ***

Editor: Syamsul Bachri


Tags

Komentar

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Pikiran Rakyat Media Network

X