Ventilator Nusantara 1, Prototipe Ventilator Hasil Karya UIN SGD Bandung

- 7 April 2020, 11:13 WIB
Peneliti UIN SGD, Mada Sanjaya menunjukkan prototipe ventilator yang dibuatnya untuk membantu pasien Covid-19 dengan harga murah dan kualitas baik.* /Sarnapi/"PR"

PIKIRAN RAKYAT - Salah satu peralatan kesehatan yang sangat penting dalam perawatan pasien Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) adalah ventilator. Sebab, Covid-19 menyerang organ pernafasan manusia, sehingga pasien rentan mengalami Pneumonia bahkan kegagalan pernafasan. 

Ventilator berfungsi membantu pasien Covid-19 yang mengalami Pneumonia dan kesulitan pernafasan. Meningkatnya pasien Covid-19 menjadikan kebutuhan akan alat ini terus naik. Padahal jumlah ventilator terbatas dan harganya juga mahal. 

Baca Juga: 15 Lansia di Panti Jompo di Portugal Meninggal Akibat Virus Corona

Kondisi ini mendorong tim UIN Sunan Gunung Djati (SGD) Bandung berinovasi membuat prototipe ventilator darurat. Tim penelitian ini dipimpin Mada Sanjaya W.S. bersama dengan  alumni pegiat Komunitas Robotika Bolabot dari Jurusan Fisika, Fakultas Sains dan Teknologi (FST), UIN SGD Bandung. Inovasi mereka lalu diberi nama VeNu-1 atau Ventilator Nusantara 1.

"Tim peneliti berhasil membangun prototipe Low Cost Ventilator yang dapat digunakan dalam keadaan darurat," kata Mada Sanjaya di Laboratorium FST, Selasa, 7 April 2020.

Baca Juga: Mengenal Ventilator yang Penting bagi Pasien COVID-19, dari Manfaat hingga Risikonya

Menurut dia, inovasi Ventilator Nusantara mulai dirancang pada akhir Maret 2020 dan setelah melakukan penelitian rancang bangun selama beberapa hari dihasilkan prototipe VeNu-1. 

"Prototipe Ventilator Digital ini dapat membantu pasien untuk menghirup oksigen, serta dapat mengeluarkan karbondioksida sebagaimana dalam pernafasan normal," jelasnya. 

Baca Juga: Lucu, VW Luncurkan Logo Baru Dukung Program Physical Distancing

loading...

Mada mengatakan, komponen utama VeNu-1 adalah tabung pompa mekanik, motor servo sebagai penggerak, board mikrokontroler arduino, modul bluetooth, selang, serta masker ventilator. Prototipe VeNu-1 dapat dikontrol penggunaannya melalui smartphone, sehingga bersifat Non-Contact.

"Prinsip kerja dari prototipe VeNu-1 ini adalah pengontrolan melalui telefon pintar, dengan operator akan mengirimkan perintah digital, berupa pengaturan kecepatan gerak motor servo yang dikontrol oleh chip mikrokontroler arduino," ujarnya. ***

Editor: Syamsul Bachri


Tags

Komentar

Artikel Rekomendasi

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Pikiran Rakyat Media Network

X