Senin, 25 Mei 2020

Oded Ingin Pelaksanaan Rapid Test Segera Tuntas, Penanganan Selanjutnya Bisa Lebih Jitu

- 6 April 2020, 20:37 WIB
WALI Kota Bandung Oded M Danial saat meninjau hotel yang akan digunakan oleh tim medis RSHS dan RS Rotinsulu.* /Instagram @mangoded_md

PIKIRAN RAKYAT - Wali Kota Bandung Oded M Danial bertekad pelaksanaan rapid test (tes cepat) coronavirus disease 2019 (COVID-19) bagi yang sudah terdaftar, dan terverifikasi pada laman Pusat Informasi dan Koordinasi COVID-19 Jawa Barat (pikobar.jabarprov.go.id) segera terlaksana secara menyeluruh.

Pelaksanaan tes merupakan bentuk upaya melacak beserta memetakan COVID-19, hal penting bagi gugus tugas pencegahan, dan penanganan COVID-19 tingkat Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kota Bandung mengambil langkah penanganan secara jitu, dan lebih cepat.

Oded menyatakan, telah menginstruksikan kepada jajaran Organisasi Perangkat Dinas teknis terkait agar segera menuntaskan pelaksanaan tes bagi tiap-tiap individu yang telah terdaftar, dan terverifikasi di laman Pikobar. Berdasarkan Pikobar, terdapat 2.948 orang yang mengikuti tes cepat COVID-19 dengan pelaksana Pemkot Bandung.

Baca Juga: Soal Jam Malam di Jawa Barat, Polda Jabar Sudah Lakukan Penanganan COVID-19 Jauh-jauh Hari

"Untuk keperluan pelacakan beserta pemetaan, saya ingin tes segera tuntas. Laporan dari jajaran Dinas Kesehatan Kota Bandung, ada lagi penjadwalan pelaksanaan tes bagi yang belum mengikuti (tes) pada pekan ini. Saat ini, kami tengah memikirkan lokasi yang bakal menjadi tempat pelaksaan tes," ucap Oded di Balai Kota Bandung, Jalan Wastukancana Senin 6 April 2020.

Pemkot Bandung telah melaksanakan tes di Plaza Balai Kota Bandung, Jalan Wastukancana, Sabtu 4 April 2020. Tes juga dilaksanakan di Gedung Sate pada waktu bersamaan dengan Balai Kota Bandung. Berdasarkan pendataan mutakhir, hanya 200 peserta yang hadir dari target 600 pada pelaksanaan tes Sabtu 4 April 2020.

Pada kesempatan terpisah, Sekretaris Daerah Kota Bandung Ema Surmarna menyebutkan, peserta (dengan jadwal tes 4 April 2020) yang tak hadir masih bisa mengikuti tes cepat COVID-19 pada kesempatan lain. Pihaknya berupaya mengatur waktu, menyesuaikan dengan kondisi.

Baca Juga: Begini Tahapan Pemeriksaan COVID-19 di Hong Kong

"Ada notifikasi dari Pikobar perihal waktu, dan lokasi pelaksanaan tes kepada tiap-tiap individu bersangkutan. Barangkali individu bersangkutan tak bisa mengikuti tes karena sedang ada keperluan lain," ucap Ema.

Terlepas dari hal itu, Ema berharap, kepada tiap-tiap individu yang telah terdaftar, dan terverifikasi Pikobar agar mengutamakan panggilan jadwal tes.

"Tolong, menjadikan keikutsertaan tes sebagai prioritas agar kami bisa mengambil langkah lebih cepat," ujar Ema.

Perihal hasil tes cepat peserta yang mengikuti pelaksanaan pada 4 April 2020 , Ema menyebutkan, masih menunggu laporan dari Dinkes Kota Bandung. Pemkot Bandung berupaya optimal agar seluruh peserta yang telah terdaftar, dan terverifikasi pada Pikobar mengikuti tes. Sebelum pelaksanaan yang 4 April 2020, pemkot telah melaksanakan tes cepat COVID-19 pada 590 orang.***

Editor: Abdul Muhaemin


Tags

Komentar

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Pikiran Rakyat Media Network

X