Kamis, 28 Mei 2020

Polda Jabar Periksa RM Haruman Bandung Terkait Persengketaan

- 6 April 2020, 13:45 WIB
POLISI dari Unit III Subdit I Ditreskrimum Polda Jabar saat memeriksa kasus persengketaan tanah di Jalan Mekar Utama III Kelurahan Mekarwangi, Kecamatan Astana Anyar, Kota Bandung pada Senin 6 April 2020.* /

PIKIRAN RAKYAT – Unit III Subdit I Ditreskrimum Polda Jabar dan Tim Inafis melakukan pemeriksaan secara mendetail di RM Haruman. Tepatnya di Jalan Mekar Utama, Kelurahan Mekarwangi, Kecamatan Astana Anyar Kota Bandung.

Pemeriksaan tersebut untuk menanggapi laporan dari Saudara Budi terkait penjualan bangunan dan tanah miliknya.

Hanya saja Budi menuduh pembeli tanah telah melakukan pengrusakan dan pencurian terhadap aset-aset yang masih tersimpan di rumah tersebut.

Baca Juga: RSUD Pandega Pangandaran Melayani Warga Miskin Tanpa BPJS Kesehatan

"Jadi hari ini sudah dilakukan gelar pemeriksaan oleh pihak Polda Jabar menanggapi laporan dari penjual tanah di lokasi ini. Polda Jabar pun telah melakukan identifikasi secara menyeluruh, pihak kepolisian pun telah menjalankan tugasnya secara profesional," kata Kuasa Hukum pembeli tanah Jimmy Leonard Ricardo Simamora di lokasi pada Senin 6 April 2020.

Menurut Jimmy ada tuduhan lainnya selain manipulasi penjualan kepada kliennya yaitu Saudara Pramono Prayitno.

Jimmy menuturkan kliennya dituduh telah mencuri dokumen-dokumen penting yang bernilai di tanah bekas Restoran Haruman tersebut.

 Baca Juga: Simak Spesifikasi CT 125, Salah Satu Produk Skutik Termahal dari Pabrikan Honda

"Katanya laptop hilang, dan dokumen-dokumen hilang termasuk juga sampai sandal dan tokek yang hidup di tanah tersebut. Selain itu Saudara Budi juga telah menuduh klien kami melakukan pengrusakan dan pembongkaran pintu," katanya. 

Padahal lanjut Jimmy, pembongkaran pintu tersebut adalah untuk memindahkan aset milik Budi yang masih tertinggal seusai pembelian tanah tersebut.

Halaman:

Editor: Gita Pratiwi


Tags

Komentar

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Pikiran Rakyat Media Network

X